by

Lazismu Gelar Bazar Murah, Tak Sampai Sejam, Sembako Murah Ludes

-Bangka-233 views


SUNGAILIAT – Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) menggelar bazar sembako murah di Masjid Muhammadiyah Baitul Ummah, Sungailiat, Jumat (8/6/2018). Bazar murah ini disambut antusias oleh warga Sungailiat dan sekitarnya. Tak sampai satu jam sejumlah bahan pokok yang dijual ludes terjual.

Sekretaris Lazismu Novian Yatrizal menjelaskan untuk harga beras premium 118 warna biru 5 kilogram yang biasa dijual di pasar seharga Rp 65.000 dibazar hanya dijual Rp 55.000, dengan persiapan sebanyak 200 karung plastik.

“Untuk harga gula 1 kilogram seharga Rp 10.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, terigu seharga Rp 7.000 per kilogram dan sirup Rp 8.000 hingga Rp 13.000, mi instan enam bungkus Rp 10.000 dan telur seharga 10.000 per 10 butir,” kata Novian.

Selaku ketua panitia bazar, Novian menyampaikan meminta maaf kepada warga karena sembako yang mereka siapkan terbatas. Hal ini menanggapi protes sebagian warga protes karena jadwal bazar jam 14.00 WIB tetapi sebelum jam tersebut sembako sudah habis terjual.

Tujuan diadakannya, kegiatan ini untuk membahagiakan warga di bulan suci ramadan, selain itu, pihaknya membagikan bingkisan untuk kaum duafa dan menggelar buka puasa bersama.

“Kemarin kita sudah mengadakan pembagian paket sembako untuk para duafa sebanyak 40 paket dan hari ini ada 100 paket yang akan dibagikan pada saat berbuka puasa bersama. Siang ini kita laksanakan bazar walaupun kecil-kecilan untuk membantu masyarakat yang tidak mempunyai kemampuan lebih untuk menyambut puasa dan lebaran,” jelas Novian.

Menurut Novian, Lazismu¬†mempunyai kegiatan Gemar Jumat Peduli Duafa yakni gerakan untuk mengajak masyarakat berbahagia dan rela berkorban. Setiap hari Jum’at sejak dua tahun lalu hingga saat ini Lazismu¬†membagikan 30 hingga 40 paket sembako untuk kaum duafa, dimana sudah sekitar 3.000 duafa yang dibantu.

“Memberi sedekah itu sama dengan kebutuhan jiwa dan rela berkorban. Kita cari rumah para duafa. Kita antarkan ke rumahnya. Hari ini karena Ramadan kita buat acara tambahan termasuk bazar dan sorenya berbarengan dengan safari ramadan, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Babel membuat acaranya di masjid. Biasanya kita datengin ke rumah-rumah sambil mendatangkan para duafa,” ungkap Novianto.

Dana untuk kegiatan sosial ini berasal dari para donatur, muzakki, jamaah Masjid Baitul Ummah, umat Islam baik dalam dan luar negeri. Diakui Novianto terkadang mereka menggalang dana melalui Facebook maupun WhatsApp.

Untuk pembelian sembako menurutnya tidak boleh diborong maksimal untuk beras tiga karung. Pihaknya mencari distributor yang murah untuk penyaluran barang bagi pasar sembako murah di masjid Baitul Ummah ini. “Untuk tahap awal ini kita akan evaluasi mudah-mudahan akan dilaksanakan tahun depan lagi,” kata Novianto.

Ia berharap ke depan Lazizmu bisa menjadi lembaga yang memberdayakan masyarakat terutama para duafa dimana yang masih produktif dibantu permodalan dan tidak bisa lagi berusaha diupayakan diberikan sembako setiap bulan karena tidak sedikit warga yang tidak memiliki kemampuan ekonomi.(snt/10)

Comment

BERITA TERBARU