Lapas Tanjungpandan Lakukan Budidaya Perikanan

  • Whatsapp
Lapas Tanjungpandan Lakukan Budidaya Perikanan

TANJUNGPANDAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tanjungpandan, Belitung, Bangka Belitung melakukan Budidaya perikanan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun Kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjalani Asimilasi.

Kegiatan ini, merupakan kerja sama antara Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dengan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui Kantor Balai Benih Perikanan Beltim.

Penandatanganan dan serah terima bantuan benih Ikan dilaksanakan di Kantor Balai Benih Perikanan Beltim diterima Kasubsi Bimbingan Kerja (Bimker) Riski didampingi Staf Bimker Rolly Desta beberapa waktu lalu.

Hal tersebut menjadi langkah awal dalam pemberdayaan WBP untuk menghasilkan produksi di sektor Perikanan.

Baca Lainnya

Kepada Wartawan Kasi Binapi Giatja Heri melalui Kasubsi Bimker, Riski menjelaskan, Kerja sama ini, untuk menunjang keberlangsungan program pembinaan Kemandirian bagi WBP khususnya mereka yang sedang menjalani Asimilasi Lapas kelas II B Tanjungpandan.

“Bantuan Benih Ikan dari Kantor Balai Perikanan Pemkab Beltim berupa Ikan Konsumsi dan Ikan Hias seperti Ikan Nila Merah, Koi, Patin, Lele dan Cupang,” sebut Riski, Senin, (29/06/2020).

Sebelumnya, penyerahan benih ikan, terlebih dahulu dilakukan pengecekan kesiapan kolam dari Pengawas Perikanan terkait Suhu, PH Air dan Kandungan Lumpur dalam Air dengan hasil Normal.

“Kami berharap kerja sama ini, bisa terus berlanjut kearah Pelatihan Budidaya bagi WBP untuk menambah wawasan terkait Budidaya perikanan ini. Agar nantinya menjadi bekal keterampilan yang berkelanjutan setelah mereka selesai menjalani Pembinaan di Lapas,” ungkap Riski.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan, Romiwin Hutasoit menjelaskan, beberapa Program Pembinaan di Lapas yang terhenti selama Pandemi Covid-19 sekarang mulai dijalankan kembali.

“Kita harus menyambut New Normal dan mempersiapkannya dari sekarang, tetapi tetap memperhatikan Protokol kesehatan dan belum melibatkan pihak luar kedalam Lapas,” terang Romiwin.

Kerja sama ini, lanjut Romiwin, merupakan hasil Komunikasi dengan Pemkab Beltim melalui Wakil Bupati Belitung Timur.

Romiwin menjelaskan, budidaya perikanan ini, bertujuan untuk memberikan pembinaan kemandirian kepada WBP, sehingga bisa mendapatkan keahlian yang dapat digunakan, setelah selesai menjalani pembinaan di Lapas Tanjungpandan, karena hal terpenting adalah reintegrasi sosial yang sehat bagi warga binaan.

Semangat didalam kegiatan ini, adalah pemberdayaan, karena tujuan lapas ini adalah reintegrasi sosial, kita harus bangkitkan Kepercayaan diri mereka dengan dibekali keterampilan agar setelah keluar dari lapas, kehidupan mereka menjadi lebih baik lagi.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Beltim atas dukungannya. Kami berharap sinergitas yang baik dengan Pemerintah Daerah maupun Swasta terus terjalin, karena ini untuk tujuan membangun masyarakat yang mandiri dalam menunjang Pembangunan Daerah,” harap Kalapas.(yan/3).

Related posts