by

Lapas Bukit Semut Usulkan Remisi 271 Napi

-Bangka-169 views

 

SUNGAILIAT – Sedikitnya 271 atau 52 persen warga binaan atau narapidana (napi) di Lapas Bukit Semut Klas IIB Sungailiat diusulkan mendapat remisi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia. Jika remisi disetujui enam napi dari 271 yang diusulkan akan langsung bebas.

Kepala Lapas Bukit Semut Klas IIB Sungailiat melalui Kasi Pembinaan Al Ihsan mengatakan dari 271 orang yang diusulkan itu sebanyak 9 orang merupakan napi dengan pidana khusus kasus korupsi dan narkoba sesuai PP 99 tahun 2012. Sisanya sebanyak 262 adalah napi dengan pidana umum.

“Remisi kita usulkan sebanyak 271 orang, namun surat keputusannya belum kita terima. Biasanya kita terima H-2 atau H-1 nanti, jadi sampai saat ini belum ada surat keputusan dari pusat,” ujar Al Ihsan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (14/8/2018).

Mayoritas napi yang mendapat usulan remisi, kata dia, dari kasus pidana biasa seperti pencurian dan kasus lainnya. Sedangkan pidana khusus bagi kasus narkoba dengan hukuman 5 tahun ke atas serta korupsi serta terorisme diberikan usulan remisi setelah memenuhi syarat-syarat tertentu.

“Secara umum para napi yang diusulkan dapat remisi harus menjalani masa hukuman minimal 6 bulan, berkelakukan baik, mengikuti aturan Lapas, memenuhi syarat administrasi seperti petikan putusan,” ujarnya.

Ihsan menjelaskan, ada 106 napi yang diusul mendapati remisi 1 bulan, 59 orang remisi 2 bulan, 50 orang remisi 3 bulan, 26 orang remisi 4 bulan, 14 orang remisi 5 bulan, 1 orang remisi 6 bulan. Untuk napi pidana khusus ada 2 orang dengan remisi 2 bulan, 4 orang remisi 3 bulan, 3 orang remisi 4 bulan.

Dia menambahkan, para napi yang mendapatkan remisi akan disampaikan pemberitahuan pada peringatan Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 mendatang. Para napi yang mendapatkan remisi hingga bebas diharapkan dapat kembali ke masyarakat agar dapat menjadi insan yang lebih baik lagi.

“Napi yang bebas kita harap tidak mengulangi perbuatannya dan melakukan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya, bangsa dan agama. Saat pemberian remisi kita juga jadwalkan undang unsur Muspida di Kabupaten Bangka,”ujarnya.

Ihsan menambahkan, napi Lapas Bukit Semut selama menjalani masa hukuman mendapat pembinaan dan pendidikan dengan berbagai macam keterampilan. Mulai dari bidang pertanian, perikanan, merajut, pembuatan hasta karya, batako dan lain sebagainya.

Lapas Bukit Semut mayoritas dihuni napi asal Kabupaten Bangka serta terdapat juga warga binaan asal Bangka Selatan dan Bangka Tengah. Sementara itu 1 napi pidana khusus kasus terorisme tidak mendapatkan usulan remisi karena tidak memiliki surat deradikalisasi.(2nd/10)

Comment

BERITA TERBARU