Lahan Bekas Tambang Bisa Dimanfaatkan

  • Whatsapp

Butuh Penanganan Khusus

Pangkalpinang – Lahan bekas pertambangan bisa dimanfaatkan sebagai lahan untuk pertanian, khususnya tanaman pangan.
Namun, lahan yang didominasi oleh unsur pasir ini harus diperlakukan secara khusus terlebih dahulu sebelum ditanami tanaman pangan.
Kepala Balai penelitian Tanah kementerian Pertanian, Husnain mengatakan, perlu penanganan khusus agar lahan eks tambang ini bisa ditanami, dan pihaknya sudah melakukan penelitian terhadap lahan eks tambang ini.
“89 persen lahan bekas berpasir dan harus dilakukan penangan ekstra untuk mengembalikannya menjadi tanah yang bisa diolah dan ditanami,” katanya usai rapat pertemuan dengan tentang pemanfaatan lahan bekas tambang, di ruang rapat Tanjung Pendam, Rabu (5/12/2018).
Perlakuan khusus ini, sebutnya dengan cara memasukkan unsur-unsur organik, seperti pupuk kompos, untuk mengikat air hujan masuk.
Ia menambahkan, perlu kerjasama dan sinergitas antara dinas pertanian dengan peternakan, untuk pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk di lahan bekas tambang yang sudah diratakan. Pupuk kompos ini, diyakini lebih bagus dan mempercepat pemulihan lahan.
“Memang membutuhkan sedikir biaya, karena lahan yang tadinya bolong-bolong harus diratakan, kemudian diperlakukan penambahan pupuk dan lainnya, baru kemudian bisa ditanami tanaman pangan,” bebernya.
Kementerian Pertanian, kata dia, sudah melakukan penelitian selama tiga tahun dan ujicoba di Bukit Kijang, Bangka Tengah, dengan menanami tanaman pangan ditanah bekas tambang seluas 6 hektar.
“Kita sudah coba, menanam cabai, jagung, terong, kacang-kacangan, bisa tumbuh dan menghasilkan dengan produktivitas yang baik,” ulasnya
Ia berharap, apa yang telah melakukan ini dapat diujicobakan atau ditiru petani di Babel, sehingga lahan-lahan bekas tambang di Babel dapat dimanfaatkan dan dapat menghasilkan.
“Ini layak dikembangkan untuk petani, dan memang membutuhkan kerjasama dengan instansi terkait bahkan stakeholder lainnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Ekonomi Babel, Saimi menyebutkan, Pemprov akan menginvetarisir lahan bekas tambang di Babel.
“Kita akan koordinasi dengan ESDM dimana saja lahan-lahan ini, diyakini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Di Babel banyak sekali hamparan eks tambang, ini harus dikelola agar punya nilai ekonomi,” pungkasnya.(nov/6)

Related posts