Lagi, Timgab Tertibkan Tambang di WPN

  • Whatsapp
Salah satu ponton tambang ilegal yang akan beroperasi di kawasan Pungguk eks Koba Tin tepatnya di belakang Pasar Koba, dibongkar sendiri oleh pemiliknya setelah ditertibkan, Kamis (11/07/2019). (Foto: M. Tamimi)

KOBA – Tim gabungan (timgab) Polres Bangka Tengah dan Polsek Koba, kembali menertibkan tambang ilegal jenis rajuk di kawasan Pungguk dan Kenari lahan eks Koba Tin yang merupakan Wilayah Pencadangan Negara (WPN), Kamis (11/07/2019).
Penertiban tambang yang membandel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Bangka Tengah, Kompol Sahbaini dan Kapolsek Koba, AKP Andri Eko Setiawan beserta jajarannya.
Pantauan dilapangan, terlihat ada tiga ponton tambang yang sedang dibongkar oleh pemiliknya dan selanjutnya diangkat agar lokasi itu steril dari aktivitas tambang.
“Titik lokasi penertiban hari ini (keamrin-red) tidak hanya dilakulan di Pungguk, namun juga dititik-titik lainnya yakni Marbuk dan Kenari,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan, ponton yang ditertibkan tidak hanya tiga ponton, tetapi ada beberapa di kawasan Kenari. “Kita terus melakukan penyisiran TI ilegal di tiga titik ini agar tidak ada yang beroperasi,” tuturnya.
Untuk diketahui, Pungguk, Kenari dan Marbuk merupakan kawasan eks PT Koba Tin yang telah ditetapkan sebagai wilayah pencadangan negara pascaditutupnya perusahaan itu dan tidak diperpanjangnya Kontrak Karya, sehingga dilarang untuk dieksploitasi.
Cadangan timah di kawasan tersebut diduga cukup besar, sehingga sering “dikeroyok” para penambang ilegal. Bahkan aparat kepolisian sudah beberapa kali melakukan penertiban dan hingga sekarang kawasan itu masih tetap menjadi kawasan terlarang untuk ditambang. (ran/1)

Related posts