Lagi, Gubernur Babel ke Luar Negeri

No comment 1673 views

Dua Bulan Kunjungi 5 Negara
Hari ini Terbang ke Australia
Sekda Klaim tak Hambat Kedinasan

Pangkalpinang – Setelah pekan lalu melakukan lawatan ke London, Inggris selama hampir satu pekan, Senin hari ini (13/11/2017), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman kembali bertandang ke luar negeri. Kali ini ke negara kangguru, Australia yang menjadi tempat kunjungan gubernur.
Ketika disinggung rencana keberangkatannya ke Aussie ini, Erzaldi menegaskan ia berangkat ke luar negeri memang dikarenakan urusan pekerjaan, bukan karena hal lain atau sekadar jalan-jalan.
“Selama kita kerja gak apa-apa, yang penting saya kerja,” ujarnya, akhir pekan kemarin usai kegiatan Rembuk Petani di Desa Air Pelempang, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
Bagaimana dengan pembagian tugas di Pemerintah Provinsi Babel terkait seringnya kepergian ke luar negeri? Erzaldi menegaskan, meskipun dirinya bertugas ke luar daerah baik dalam maupun luar negeri, tugas dan kewajibannya di daerah tetap bisa dilaksanakan.
“Sekarang terbagi enggak?” ujarnya balik bertanya.
Keberangkatan Gubernur Babel ke Australia hari ini, disebut-sebut didampingi oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Suranto Wibowo. Didapat kabar kunjungan ini terkait rencana kerjasama maupun penjajakan investasi mineral ikutan pasir timah, dan kerjasama Pemprov Babel dengan salah satu provinsi di Australia dalam peternakan sapi.
Untuk diketahui, dalam kurun dua bulan terakhir, Gubernur Babel terus pergi keluar negeri. Baru Senin pekan lalu (6/11/2017) Erzaldi masuk kantor setelah pekan sebelumnya tidak berada di kantor. Dia memimpin sejumlah agenda yang dijadualkan dari pagi hingga malam hari, dan pada Selasa (7/11/2017) kembali absen, karena bertolak ke Solo menghadiri pernikahan putri Presiden Joko Widodo. Hingga Jumat (10/11/2017) Erzaldi pulang ke Bangka dan langsung menghadiri kegiatan Rembuk Petani di Kecamatan Mendo Barat.
Sebelum berangkat ke Australia, pada 30 Oktober hingga 4 November 2017, Erzaldi juga mengunjungi London, Inggris dan hasilnya adalah terbentuknya kantor pemasaran lada Babel di London.
Sebelum itu pun, Gubernur sempat bertolak ke Abu Dhabi, Emirate, dalam rangka mempelajari menjadi tuan rumah perhelatan LKS internasional. Dan jauh sebelum ke Abu Dhabi, Erzaldi diketahui mendatangi Negeri Tirai Bambu, Tiongkok atau China dan Malaysia bersama beberapa pengusaha.
Sekretaris Daerah Pemprov Babel, Yan Megawandi saat dikonfirmasi Minggu (12/11/2017) mengatakan, Gubernur Erzaldi tidak hadir dalam acara menembak piala Gubernur Cup karena masih berada di Jakarta. Namun tak menutup kemungkinan kata dia hari ini gubernur bertolak ke Australia.
“Pak Gub bisa mengatur frekuensi dan membagi waktu, dan memang kunjungan beliau dalam rangka kerja untuk Bangka Belitung kedepan,” klaimnya.
Saat disinggung alpanya gubernur membuat penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Babel menjadi terlambat, dan dikawatirkan menghambat pula pekerjaan kedinasan pemprov lainnya, Yan membantah. Menurut dia, penetapan UMP Babel terhambat bukan karena gubernur sering ke luar daerah.
“Yang alot karena perhitungan rupiahnya, disatu sisi ingin membantu kondisi finansial tenaga kerja disisi lain melihat angka makro ekonomi sudah sangat tinggi yang mempengaruhi keinginan berinvestasi,” tandasnya.
Saat ditanya besaran anggaran yang sudah digunakan untuk membiayai gubernur bersama istri ke luar negeri, Yan mengaku tidak hafal dan akan mengeceknya kelak di Sekretariat Daerah. “Nanti kita cek lagi,” imbuhnya.
Keberangkatan Gubernur Babel ke Australia juga dibenarkan oleh Kepala Biro Umum Setda Pemprov Babel, Ellyana. Ia menyebutkan, Gubernur Erzaldi ke Australia didampingi Assisten II Setda, Budiman Ginting selain Kepala ESDM Babel.
“Kalau sebelumnya Pak Gub pergi sendiri, kali ini didampingi oleh Pak Budiman dan Pak Suranto,” pungkasnya.

Yang Penting Ada Hasil
Sementara itu, Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya meminta masyarakat untuk berfikir positif terkait kerapnya Gubernur Babel kunjungan ke luar negeri, selama enam bulan setalah dilantik menjadi gubernur.
“Kepala daerah manapun yang ingin keluar negeri tidak jadi persoalan. Yang penting ada hasil bermanfaat untuk masyarakat Bangka Belitung. Dan itu sudah dianggarkan APBD dan perlu izin Kemendagri,” kata Didit kepada sejumlah wartawan usai pembukaan operasi katarak gratis di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, Minggu (12/11/2017).

Meski begitu Didit menyebutkan tentunya lawatan gubernur ke sejumlah negara itu, hasilnya sangat ditunggu-tunggu masyarakat Bangka Belitung. Mengingat, perekonomian daerah yang masih belum stabil, bahkan UMP Bangka Belitung tahun 2018 jauh dari harapan dan tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah.

“Yang jelas beliau keluar negeri hasilnya ditunggu oleh rakyat Babel. Kita berfikir positif mudah-mudahan ada hasilnya untuk masyarakat Babel kedepan,” imbuhnya..
Didit mengaku, sebagai Ketua DPRD juga mendapat ‘jatah’ keluar negeri tapi tidak pernah sama sekali dipergunakan.
“Ketua DPRD tidak pernah keluar negeri walau ada dananya. Silahkan tanya beliau (gubernur-red), jangan pancing-pancing Ketua DPRD dan Gubernur. Yang jelas ditunggu hasilnya, kalau tidak salah sudah yang kelima kalinya ya,” tutur politisi PDI Perjuangan ini.
Menurut legislator Dapil Bangka Tengah itu, lawatan gubernur dimungkinkan untuk memancing akses bagi masyarakat Babel.
“Tinggal tunggu hasil ada atau tidak. Yang jelas, APBD mendanai untuk pribadi bukan keluarga. Perbandingan (lawatan) dengan gubernur sebelumnya ada di Biro Umum. Karena dana ada di sana, kalau (Biro Umum) tidak mau bicara, publik punya hak mendapatkan informasi. Kita positif thinking saja, biarkan masyarakat yang menilai,” tutupnya. (nov/ron/1)

No Response

Leave a reply "Lagi, Gubernur Babel ke Luar Negeri"