by

Lada Hitam & Putih Namang Jadi Primadona Wisatawan

NAMANG – Selain produksi madu pelawan, jamur dan teh pelawan, Desa Namang juga memproduksi lada hitam dan putih untuk sovenir bagi para wisatawan yang berkunjung ke Hutan Pelawan Namang, Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bahkan cukup mengejutkan, Lada tersebut jadi primadona dan banyak diminati para wisatawan.

Ketua Pengelola Hutan Pelawan Namang, Zaiwan mengaku produksi lada hitam dan putih dalam kemasan itu mulai launching tahun 2017. Hingga kini, lada kemasan tersebut sudah banyak diminati pembeli dari Babel dan Luar Babel.

“Kita mencoba membuat terobosan baru dengan cara membuat lada hitam dan putih dalam bentuk kemasan supaya ada pengunjung yang mau beli paket kecil tersedia barangnya,” ujar Zaiwan, Selasa (20/3/2018).

Dikatakannya, lada hitam kemasan 2 ons dijual dengan harga Rp30 ribu atau Rp150 ribu/kilogram dan lada putih takaran 2 ons seharga Rp40 ribu atau Rp200 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah sejak kita produksi lada kemasan 2 ons baik lada hitam dan putih banyak diminati pembeli dari luar Babel. Ada yang beli langsung dan ada yang beli online ke kita dan siap dikirim ke seluruh wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, produksi lada hitam dan putih tersedia stok sebanyak 1 ton. Produk lada kemasan ini diproduksi oleh UMKM Pelawan Namang sejak tahun 2017.

“Lada hitam yang dipelopori ini belum diikuti masyarakat banyak karena masih dianggap aneh saya jual dengan cara kemasan. Tapi nggak apa-apa, namanya kita merintis seperti pengalaman merintis kawasan Hutan Pelawan dulu yang banyak mendapat penolakan warga,” tukasnya. (ran/3).

Comment

BERITA TERBARU