by

La May’s Cafe & Resto Dilaunching, Thomas Optimis Maju Disaat Ekonomi Sepi

-Bangka-274 views
Direktur Pesona Bay Sea View Hotel Thomas Jusman didamping sejumlah pejabat daerah dan pengusaha pariwisata memukul gong tanda dilaunchingnya La May’s Cafe & Resto (foto: Zuesty Novianty)

SUNGAILIAT – La- May’s Cafe and Resto secara resmi dilaunching, Selasa malam (18/9/2018). Kafe dan resto yang berada di kawasan Pesona Bay Sea View Hotel di Jalan Tanjung Pesona Sungailiat ini menawarkan nuansa pemandangan laut bagi para pengunjung.

Disaat sepinya perekonomian di Bangka, Thomas Jusman, Direktur Pesona Bay Sea View Hotel meyakini lahirnya La- May’s Cafe and Resto mampu berkembang pesat diantara bisnis wisata lainnya di Bangka Belitung. Menurut dia, saat ini trend pariwisata sedang booming di kalangan trend travelling yang dilakukan masyarakat secara berjemaah.

“Kita berbicara passion. Setiap orang memiliki passion berbeda beda. Usaha tanpa passion itu gak bisa. Masyarakat sekarang trendnya itu pariwisata, travelling, medsos, trend selfie. Jadi di Bangka ini oposisinya sudah mulai naik. Kami dari Tanjung Pesona dan Pesona Bay pelan – pelan sudah meningkat terus dan memang kita melakukan upaya-upaya pemasaran yang lebih kreatif seperti online, blogger, instagram dan segala macam. Dari anak – anak muda yang hobi travelling itu luar biasa. Yang penting kita memberikan pelayanan terbaik. Ya awalnya berdarah -darah dulu tapi bisnis hotel ini jangka panjang 7 – 8 tahun kalau kondisinya baik. Kita perlu dorongan-dorongan dari berbagai pihak,” ujar Thomas.

Namun kuatnya keyakinan menjadi pelaku bisnis pariwisata ini, peran pemerintah daerah diharapkan Ketua KADIN Babel ini dapat memberikan dukungan -dukungan dari sisi pemasaran hingga infrastruktur.

“Saya kira promosi yang paling baik itu tidak hanya dari pelaku pariwisata saja. Contohnya dulu, Tanjung Pesona Grup berdiri di tahun 1992 kemudian berkembang setelah 25 tahun dan hanya ada Parai dan tidak berkembang karena kurangnya dukungan promosi. Kita mengharapkan pemerintah dapat membantu bagian promosinya,”harapnya.

Sebagai pebisnis, apabila promosi harus dipegang sendiri tanpa dukungan pemerintah Thomas mengaku capek. Sinergitas antara pelaku usaha dan pemerintah perlu berjalan mesra untuk menghidupkan pariwisata di Babel. Menurutnya keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dapat merubah mindset masyarakat dan seluruh stakeholder (pemangku kepentingan-red) bahwa status pariwisata di Bangka Belitung sudah berubah.

“Kalau promosi kita sendiri-sendiri itu kita berdiri sendiri, kita capek. Tapi kalau kita bersinergi dan pemerintah melakukan promosi bersama – sama mengundang pelaku -pelaku wisata itu dampaknya luar biasa dan KEK itu saya rasa magnet untuk merubah mindset masyarakat dan semua stakeholder yang ada bahwa kita sudah berubah status. Dengan KEK ini infrastrukturnya dibantu,” kata Thomas. (2nd/10)

Comment

BERITA TERBARU