Kurir Kosmetik Ilegal Jadi “Tumbal”

  • Whatsapp

Dalam penanganan kasus kosmetik palsu. seorang pelaku yang bertindak sebagai pengantar atau kurir 297 kotak obat dan kosmetik diduga ilegal, Nurjanah (60), kini sudah mendekam di dalam sel Rutan Mapolda Babel.
Demikian diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Babel, AKBP Abdul Mun’im kepada wartawan, Selasa (3/10/2017).
“Untuk kasus obat dan kosmetik diduga ilegal ini, penyidik Subdit Gakkum Ditpolairud sudah menentukan NJH sebagai tersangka yang membawa barang tersebut. Tersangka sekarang ini sudah ditahan di polda,” beber Kabid Humas.
Namun sayangnya, dari penangkapan itu, pemilik kosmetik ilegal itu belum diketahui keberadaannya dan masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk pemilik barang-barang ini masih dalam penyelidikan. Untuk tersangka akan dijerat dengan Pasal 197 jo Pasal 196 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan jo Pasal 55, 56, 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 15 tahun,” tegasnya.
Sedangkan Kasubdit Gakkum Ditpolairud, AKBP Fahmi Reza mengungkapkan, kapal yang mengangkut kosmetik diduga ilegal tersebut berangkat dari Batam dengan tujuan ke Jakarta. Untuk kapal itu, lanjutnya, tidak ada kaitan dengan kasus kosmetik ilegal itu.
“Kapal ini berangkat dari Batam tujuan ke Jakarta, jenisnya kapal penumpang umum. Untuk kapal ini tidak diproses dan tidak ada kaitannya dengan kasus ini,” tandas Fahmi.
Sebelumnya, Ditpolairud Polda Babel berhasil mengamankan sedikitnya 297 bahan atau kosmetik dari kapal motor (KM) Sabuk Nusantara 62 yang berlabuh dari Pulau Batam ke Dermaga Belinyu, Kabupaten Bangka, Minggu (1/10) lalu sekitar pukul 11.30 WIB.
Setelah aparat gabungan mengecek kapal itu berhasil menemukan kotak yang berisi barang-barang kosmetik seperti tablet body slim herbal, pensil alis merk dafis kosmetik, eyeshadow merk kylie, 5 bedak merk naked dan 55 ember berisi cream putih. (bis/6)

 

Pos terkait