KSOP Pangkalbalam Bakal Terapkan Layanan Online

  • Whatsapp
Kepala KSOP Pangkalpinang, Adriawan didampingi Harlansyah, Kasubsi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli saat memberikan keterangan pers, Jumat (19/5/2017). (foto: Bambang Irawan)

PANGKALPINANG – Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam akan meluncurkan sistem online untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus perizinan. Ada 7 jenis perizinan yang akan dilayani secara online yaitu laporan kedatangan dan keberangkatan kapal, surat persetujuan kapal, rencana bongkar muat, pengawasan bunker, shepp to sheep (alih muatan dari kapal ke kapal), pengawasan bongkar muat barang berbahaya dan surat persetujuan berlayar (SPB).

“Tujuh perizinan akan kita online kan. Tujuh perizinan ini diantaranya SPB juga kita online kan. Perizinan online tersebut telah dibahas ketika saya mengikuti pelatihan pimpinan di jajaran perhubungan. Perizinan online ini yang pertama kali di daerah ini. Kalau di kota besar lainnya sudah online di beberapa daerah,” ungkap Kepala KSOP Pangkalpinang, Adriawan ketika ditemui Rakyat Pos, Jumat (19/5/2017) pagi.

Muat Lebih

Dengan perizinan sistem online, sambung Adriawan, masyarakat bisa secara langsung mengurus perizinan sendiri. Masyarakat hanya datang ke kantor KSOP untuk melengkapi dokumen kapal saja. “Cukup mengisi dari rumah saja dan tidak perlu ngisi konsep lagi. Akan tetapi, masyarakat cukup datang sekali saja, tidak perlu berulang kali. Untuk dokumen kapal, wajib datang juga. Cara bekerja bongkar muat, dia juga harus datang,” imbuhnya.

Dijelaskan Adriawan, meskipun KSOP tidak punya anggaran untuk menggunakan sistem online di tujuh perizinan itu, namun dirinya bersikeras untuk tetap menjalankan program itu.

“Perizinan online ini akan direalisasi bulan Juli nanti dan ini harus jalan. Masyarakat kita harus bisa dan tenaganya pun telah dilatih. Inikan proyek perubahan. Saya mencoba yang ini. Kita paksakan diri saja. Anggarannya gak ada. Intinya kita mau memberikan pelayanan yang baik. “Kalau tidak sempurna, nanti akan disempurnakan mereka. Semoga dalam dua bulan ini bisa tercapai,” harapnya. (bis/10)

Pos terkait