KPU Pastikan Logistik Tersedia di TPS

  • Whatsapp
DISTRIBUSI LOGISTIK – Lantaran memiliki wilayah yang dekat, KPU Kota Pangkalpinang baru kemarin melakukan distribusi logistik Pemilu Serentak 17 April 2019. Logistik yang terdiri dari kertas suara, bilik dan kotak suara itu diangkut 13 truk keliling Pangkalpinang. Tadi malam logistik ini sudah berada di kantor-kantor kelurahan dan subuh tadi mulai diambil para KPPS, dibawa ke TPS untuk dicoblos para pemilih hari ini. (Foto: Roni Bayu)

Pengamanan Diperketat 24 Jam

PANGKALPINANG – Hari H pencoblosan Pemilu Serentak 2019, Rabu (17/4/2019), KPU Kota Pangkalpinang memastikan seluruh logistik sudah tersedia di tempat pemungutan suara (TPS). Sementara satu hari jelang pencoblosan, KPU mulai melakukan pendistribusian surat suara ke sekitar lokasi TPS se-Kota Pangkalpinang.
“Semua logistik itu sudah lengkap, sehingga kami pastikan itu akan dilakukan pendistribusian, H-1,” kata Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Davitri, disela-sela monitoring di gudang logistik Jelutung Subur, Selasa (16/4/2019).
Sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 katanya, pendistribusian dilakukan satu hari sebelum pemilu serentak dan seluruh logistik harus berada di TPS yang tersebar.
“Pada prinsipnya H-1, semua logistik berada disekitar TPS, artinya bisa di kantor kelurahan atau kantor desa,” terangnya.
Ia mengungkapkan, pendistribusian surat suara tersebut tidak ditempatkan di TPS langsung, dikarenakan faktor keamanan.
“Karena kalau diberikan semua kepada lokasi TPS berada, itu kan faktor keamanan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Pangkalpinang Penti mengatakan, pendistribusian surat suara untuk wilayah Pangkalpinang menggunakan 13 mobil truk, yang telah disediakan oleh Kantor Pos Pangkalpinang.
“Untuk armada dari PT Pos ini, mereka menyediakan 13 truk. Jadi sekali jalan itu kemungkinan dua atau tiga truk, tergantung kebutuhan masing-masing luas wilayah kecamatan dan kelurahan,” ungkap Penti.
Ia juga menjelaskan, logistik yang telah ditempatkan di masing-masing kelurahan, dijaga ketat oleh aparat kepolisian.
“Kemudian sekitar subuh, biasanya sudah diambil oleh kawan-kawan KPPS untuk digunakan di TPS masing-masing,” lanjutnya.
Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) yang turut hadir dalam monitoring menyampaikan harapannya dan pesan kepada masyarakat, agar menggunakan hak pilihnya.
“Saya berharap Pemilu Serentak 2019 secara keseluruhan dapat berjalan dengan aman, tertib dan damai. Semoga berjalan lancar, semoga diridhoi Allah agar semua berjalan dengan baik, tanpa ada kendala,” kata Molen.
“Yuk datang ramai-ramai ke TPS kita gunakan hak suara kita, karena ini sangat menentukan Indonseia kedepan,” ajaknya.
Molen menambahkan, untuk mendukung Pemilu 2019, Pemerintah Kota Pangkalpinang menyiapkan tujuh posko di masing-masing kantor dinas.
“Untuk antisipasi agar Pemilu besok berjalan lancar Pemerintah Kota Pangkalpinang menyediakan tujuh posko di masing-masing dinas diantaranya dinas kesehatan, Satpol PP, Damkar dan dinas terkait lainnya,” urainya.
Molen mengaku, agar Pemilu 2019 berjalan lancar, ia telah meminta PLN tidak melakukan pemadaman aliran listrik.
“Terkait pasokan listrik sudah kita sampaikan kepada pihak PLN, agar diupayakan semaksimal mungkin pasokan listrik jangan sampai mati. Tapi mengantisipasi hal tersebut kita menyiapkan genset,” tukasnya.

Muat Lebih

*Kawal Pendistribusian
Kepolisian Resor Bangka Tengah (Bateng) mengerahkan sebanyak 18 personel untuk mengawal pendistribusian surat suara pemilu serentak pada 17 April 2019 di daerah itu.
“Kami kerahkan sebanyak 18 personel untuk mengawal surat suara dan logistik untuk memastikan aman sampai tujuan termasuk titik yang paling jauh,” ujar Kapolres AKBP. Edison Ludy Bard Sitanggang, Selasa (16/04/2019).
Dikatakannya, tercatat sebanyak 18 unit truk untuk mengangkut logistik pemilu dan satu mobil dikawal satu anggota bersenjata lengkap.
“Saya instruksikan kepada seluruh personel yang bertugas khusus, tempel dan kawal itu surat suara sampai ke tujuan dan selalu berkoordinasi,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, setelah logistik pemilu sampai ke tujuan, maka para anggota yang mengawal saat pendistribusian langsung berkoordinasi dengan Babinkamtibmas di desa.
“Selanjutnya pengamanan surat suara diserahkan kepada Babinkamtibmas, namun yang pasti kami jamin logistik pemilu aman sampai tujuan,” ucapnya.
Pengamanan logistik pemilu dilakukan 24 jam sampai hari pungut hitung dan demikian juga sejumlah objek vital diantaranya kantor KPU, Bawaslu dan sejumlah objek vital lainnya tidak luput dari pengamanan.
“Intinya kami sudah siap melakukan pengamanan terhadap jalannya proses demokrasi ini dan kami mengimbau seluruh masyarakat Bangka Tengah untuk menjaga kondusifitas,” tandasnya. (ron/ran/6)

Pos terkait