KPU Lakukan Perbaikan Perolehan Kursi

  • Whatsapp

Akui Ada Kekeliruan

PANGKALPINANG – KPU Kota Pangkalpinang melakukan perbaikan keputusan tentang perolehan kursi partai politik dan calon anggota DPRD Kota Pangkalpinang dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Kantor KPU Pangkalpinang, Kamis (22/8/2019).
Komisioner KPU Kota Pangkalpinang Divisi Perencanaan dan Data Informasi, Yusmayadi mengakui ada kekeliruan saat input data perolehan suara salah satu calon legislatif (caleg) pada saat rapat pleno penetapan kursi parpol dan calon anggota DPRD Kota Pangkalpinang yang digelar di Swisbell Hotel beberapa waktu lalu.
“Suara sah ini oleh kami terinput, kita masukkan suara sah partai politik dan calon, sebagai contoh misalnya di daerah pemilihan Pangkalpinang 1, nomor 1 itu parpol Partai Gerindra, nomor urut calon nomor 2 yang terpilih, atas nama Bangun Jaya,” ungkap Yusmayadi.
Dia menjelaskan, pada saat pleno di Swisbell Hotel itu, perolehan suara sah Bangun Jaya ter-input 2.795, dimana seharusnya jumlah perolehan suara itu merupakan total dari perolehan suara parpol dan suara pribadi caleg tersebut di dalam formulir Berita Acara Model E1.2.
“Seharusnya disitu ter-input adalah suara sah pribadinya, bukan suara sah dia bersama caleg yang lain dan juga parpol nya. Jadi yang seharusnya adalah suara sah Bangun Jaya itu 894, bukan 2.795,” terangnya.
Yusmayadi menegaskan, terkait hal ini, KPU Pangkalpinang sudah melakukan berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Pangkalpinang, kemudian mengirimkan surat ke KPU provinsi dan KPU RI.
Kendati demikian, ia menegaskan, meskipun jika tidak dilakukan perbaikan, kesalahan input data tersebut tidak mempengaruhi perolehan kursi parpol dan caleg terpilih.
“Artinya pun misalkan ini tidak diperbaiki, itu tidak ada masalah, tidak merubah perolehan kursi parpol, tidak merubah urutan peringkat parpol, tidak merubah nama calon terpilih 35 orang itu,” tegasnya. “Tapi dari sisi teknis, KPU di Situng nya ini keliru, karena yang seharusnya ter-input adalah suara sah calon,” timpalnya.
Oleh karena itu, dijelaskan Yusmayadi, KPU Kota Pangkalpinang memutuskan untuk melakukan perbaikan pada lampiran formulir E1.2.
“Karena ini akan menjadi lampiran SK nanti, sama persis, bedanya hanya formulir E1.2 itu ditandatangani oleh ketua dan anggota KPU Pangkalpinang dan seluruh parpol yang hadir,” tandasnya. (ron/6)

Related posts