KPPU Dorong Perusahaan Buat Kontrak Kerjasama

  • Whatsapp

Perusahaan Besar Cenderung Mengekspoitir

SUNGAILIAT – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong perusahaan dan mitra untuk membuat kontrak kerjasama atau perjanjian agar perusahaan kemitraan jadi sehat. Dari perjanjian kerjasama itudapat dinilai apakah kemitraan saling menguntungkan atau tidak.

“Dengan kontrak kerja maka isi perjanjian mereka terbuka. Dari situ KPPU menilai apakah kontrak saling menguntungkan, kerjanya sehat atau tidak. Kemitraan didorong transparan dan terbuka,” kata Komisioner KPPU RI Kamser Lumbanradja, di Sungailiat belum lama ini.

Menurut dia, tugas KPPU mengawasi persaingan usaha agar persaingan menjadi sehat. KPPU, kata dia, ada sejak tahun 1999 dan tahun 2008 ada undang-undang baru tentang usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM). Menurutnya, ada mandat buat KPPU untuk mengawasi kemitraan Indonesia antara usaha menengah, besar dan kecil.

“Di Indonesia banyak persoalan kemitraan. Yang besar mengekspoitir yang menengah. Itu faktanya di Indonesia. Kita sesuaikan dengan bisnis lokal. Misalnya sawit, unggas, peternakan sapi, petani beras. Disini lada dan sawit. Itu lagi ditunggu info dari plasmanya, dari dinas terkait. Ayo blak-blakan masalah mereka selama ini apa. Kalau di daerah lain kita bisa tebak yang besar cenderung mengekspoitir yang kecil. Apakah betul dugaan itu ada disini,” katanya.

Kamser menambahkan untuk proses penentuan harga harusnya alami dari pasar dan normal namun ada juga yang diatur.

“Itu melanggar hukum karena yang besar mengekpoitir yang kecil. Mitra inti misalnya memberikan bahan produksi sesuai harga pokok tidak atau dia mengambil untung terlalu besar, memberikan cicilan besar. Memberikan harga bagus atau harga yang sudah ditekan” ujarnya.

Lebih lanjut KPPU, kata dia menerima laporan terkait persaingan usaha dan KPPU akan menilai laporan serta menindaklanjutinya.

“Ada dua cara laporan, dari masyarakat petani atau karena kita memonitor dan kaji lebih jauh. Kita menyelidiki jika jadi perkara akan disidangkan. Kita harap tidak sampai kesana meski potensi itu sangat besar,” pungkasnya.(snt/10)

Related posts