Kota Pangkalpinang dan Tanjungpandan Alami Deflasi

  • Whatsapp

PANGKALPINANG- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mencatat pada bulan Februari 2019, Kota Pangkalpinang dan Tanjungpandan mengalami deflasi. Hal ini dikarenakan penurunan harga yang ditunjukkan oleh beberapa kelompok pengeluaran.

Kepala BPS Babel, Darwis Sitorus menyebutkan Kota Pangkalpinang mengalami deflasi sebesar 0,48 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 142,30. Sedangkan Kota Tanjungpandan mengalami deflasi sebesar 0,82 persen dengan IHK 143,93.

Deflasi di Pangkalpinang terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya dua kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,57 persen dan kelompok sandang sebesar 0,27 persen.

“Kelompok ikan yang mengalami inflasi adalah kelompok makanan jadi minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,01 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,46 persen,” ujar Darwis, saat menyampaikan berita resmi statistik di BPS Babel, Jum’at (1/3/2019).

Dia menyebutkan, untuk kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga mengalami inflasi sebesar 0,04 persen, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,48 persen, sementara kelompok perumahan air, listrik, dan bahan bakar masih stabil.

“Tingkat inflasi tahun kalender Februari 2019 di Kota Pangkalpinang sebesar 0,44 persen dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun sebesar 3,46 persen,” sebutnya.

Komponen inti, pada Februari 2019 mengalami deflasi 0,37 persen dan komponen bergejolak sebesar 2,11 persen “Gabungan dua kota di provinsi Babel pada Februari mengalami deflasi sebesar 0,61 persen dengan IHK 142,87,” pungkasnya.(nov/10)

Related posts