Konsumsi Listrik Babel Tumbuh 9,43 Persen

  • Whatsapp
Pegawai PLN Babel memasang jaringan listrik ke rumah pelanggan. Tahun 2019, dari data PLN Babel konsumsi listrik di daerah itu mengalami pertumbuhan 0,53 persen dibandingkan tahun 2018. (foto: istimewa)

PANGKALPINANG – Konsumsi listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tumbuh 9,43 persen (yoy) pada tahun 2019. Jumlah ini meningkat sebesar 0,53 persen dibanding tahun sebelumnya yang tumbuh sebesar 8,90 persen.

Pertumbuhan itu disokong oleh konsumsi listrik di Pulau Belitung yang tumbuh sebesar 8,58 persen dan Pulau Bangka yang tumbuh sebesar 9,68 persen. Pertumbuhan tertinggi ada di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sungailiat sebesar 15,83 persen disusul oleh ULP Koba sebesar 13,08 persen.

Muat Lebih

“Hal tersebut karena adanya beberapa pelanggan industri yang memiliki daya cukup besar beroparasi di kedua daerah tersebut. Di Sungailiat misalnya, kami berhasil melayani pelanggan industri berkapasitas 10 MW,” jelas General Manager PLN Unit Induk Wilayah Babel, Abdul Mukhlis kepada wartawan, Senin (27/1/2020).

Menurut dia, pada tahun 2019, listrik pada segmen industri tumbuh tertinggi dibanding segmen lainnya, yaitu sebesar 24,74 persen. Segmen lain yang mengalami pertumbuhan signifikan ada di pemerintahan. Pelanggan ini tumbuh sebesar 9,74 persen, padahal sebelumnya hanya tumbuh 4,72 persen.

“Walaupun rasio elektrifikasi di Bangka Belitung sudah mencapai 100 persen, namun pelanggan di segmen ini masih mampu tumbuh sebesar 6,84 persen. Kondisi ini meningkat sebesar 2,7 persen jika dibanding tahun sebelumnya yang hanya tumbuh 4,14 persen,”katanya.

Saat ini, kata Mukhlis, jumlah pelanggan PLN di Bangka Belitung sebesar 472 ribu atau tumbuh sebesar 5,06 persen. Penambahan pelanggan ini sejalan dengan upaya PLN melistriki daerah-daerah terpencil, terluar dan tertinggal.

Dia menambahkan, pada tahun 2019 PLN kembali hadir melistriki tiga pulau,yaitu Pulau Kuil, Buntar dan Long. Selain itu, ada 15 dusun yang mendapat tambahan sambungan listrik desa. “Hal ini sifatnya menambah jaringan listrik di dusun yang sebelumnya sudah berlistrik,” tutup Mukhlis. (nov/rls/10)

Pos terkait