KONI Pangkalpinang Teken MoU dengan Kemenpora

  • Whatsapp
Ketua KONI Pangkalpinang Nurdin didampingi Ketua Bidang Pembinaan Mashur berfoto bersama Asisten Deputi Peningkatan Mutu Pelatih Kemenpora, Ahmad Arsani dan staf usai penandatanganan MoU di Jakarta (foto: istimewa)

Tingkatkan Kualitas Pelatih
500 Pelatih Akan Ikut Diklat

PANGKALPINANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pangkalpinang menjalin kerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas para pelatih cabang olahraga. Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini nantinya diharapkan dapat menciptakan para atlet yang handal dan berprestasi di Kota Pangkalpinang.

Penandatanganan MoU ini langsung dilakukan oleh Ketua Umum KONI Kota Pangkalpinang, Nurdin Yusuf bersama Menpora yang diwakili oleh Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga sekaligus Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pelatih dan Instruktur, Ahmad Arsani di gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (15/10/2018). Turut mendampingi Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kota Pangkalpinang, Mashur Samsuri.

Melalui siaran persnya, Ketua Umum KONI Kota Pangkalpinang, Nurdin Yusuf menjelaskan bahwa kerja sama tersebut nantinya akan ditindaklanjuti dengan kegiatan pendidikan dan latihan (diklat) terhadap 500 pelatih dan instruktur yang akan digelar pada 25-27 Oktober nanti.
“Kuota se-Indonesia itu ada 100 ribu pelatih dan instruktur dan untuk Pangkalpinang alhamdulillah kita kebagian 500 peserta dan ini cukup bagus untuk kita,” ujar Nurdin.

Nurdin menuturkan bahwa tujuan dari kerja sama ini adalah untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih agar dapat menciptakan atlet-atlet yg handal di Kota Pangkalpinang. Katanya, seluruh biaya diklat kepelatihan bersumber pada APBN dari Kemenpora.
“Kegiatan ini merupakan instruksi Menpora dan tindak lanjut dari presiden untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatih dan instruktur olahraga di Indonesia,” terangnya.

Dia berharap dengan adanya program ini diharapkan para pelatih nantinya memiliki pengetahuan, keterampilan dan kompetensi yang mumpuni dalam melatih para atlet.

“Dengan pelatih yang mumpuni, Insya Allah kita bisa melahirkan bibit-bibit yang berkualitas yang nantinya bisa mengharumkan nama Pangkalpinang baik ditingkat daerah, nasional hingga internasional,” katanya. (rls/10)

Related posts