by

Kondisi PT Timah Dinilai Kritis

Keluarga Besar Timah Prihatin
Direksi Dianggap tak Mampu

PANGKALPINANG – Jelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Timah (Persero), Tbk yang akan digelar 26 Maret 2015, berbagai isu untuk melengserkan jajaran direksi di BUMN itu terus bergulir. Salah satu isu terhangat yang dimainkan yakni kondisi PT Timah dinilai kritis akibat kepemimpinan Sukrisno sebagai direktur utama dan jajaran direksi lainnya. Para direksi dianggap tidak mampu mengelola perusahaan sehingga menimbulkan berbagai kerugian.
Hal ini terungkap dalam surat tembusan yang disampaikan Keluarga Besar Timah kepada Rakyat Pos, akhir pekan kemarin. Surat tertanggal 17 Maret itu tertuju untuk Presiden RI, Menteri BUMN, Menteri ESDM, Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Kepala Otoritas Jasa Keuangan dan kepada para pemegang saham.
Pada rilis disebutkan surat dimaksud guna menanggapi press rilis PT Timah tanggal 4 Maret 2015 yang berjudul “Volume penjualan Tins meningkat menjadi 26.907 mton, laba Tins meningkat menjadi Rp637,95 miliar”. Menanggapi itu Keluarga Besar Timah menyatakan prihatin dengan rilis tersebut, karena tidak sesuai keadaan sebenarnya yang terjadi di PT Timah.

Comment

BERITA TERBARU