Komisi IV Akan Undang PHRI

  • Whatsapp
Pihak Bandara Depati Amir melakukan sistem pengaturan jarak penumpang saat antri masuk ke pintu keberangkatan guna mengantisipasi wabah Covid-19. (istimewa)

PANGKALPINANG – Wabah virus corona atau covid-19 memberikan dampak buruk bagi industri pariwisata terutama sektor perhotelan dan restoran. Imbasnya, banyak pihak hotel merumahkan para karyawannya untuk memangkas anggaran pengeluaran.

“Memang kalau corona ini imbasnya luar biasa baik dari perhotelan, penerbangan, agen travel, segala macam, tapi disini bagaimana kita harus menyikapi permasalahan ini, jangan sampai pihak hotel langsung mem-PHK karyawan gara-gara corona,” kata Anggota DPRD Babel, Ranto Sendhu kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Kamis (19/3/2020).

Read More

Kendati demikian, dia meminta pihak hotel agar dapat memenuhi hak-hak para karyawan khususnya yang telah dilakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK.

“Kalau mereka (karyawan hotel-red) yang sudah bekerja belasan tahun, kan ada aturan yang berlaku, yang mengatur berapa bulan gaji hak mereka, yang penting hak-hak mereka itu harus dipenuhi,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Babel ini.

Selain itu, ia mengungkapkan, DPRD Babel melalui Komisi IV akan memanggil Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Babel dan pihak terkait lainnya untuk meminta keterangan dan mencari solusi terbaik terkait permasalahan ini.

“Kalau masalah ini timbulnya memang luar biasa, imbas dari corona ini, kita siap memanggil PHRI, kita harus cari win-win solution, jangan sampai satu menang, satu kalah,” tandasnya. (ron)

Related posts