Komisi I Sarankan DKPPKB Utamakan TKS

  • Whatsapp
Komisi I DPRD Bangka Selatan melakukan rapat kerja dengan Leading sektor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bangka Selatan.(foto: dedi).

Perekrutan PTT & TK RS Pratama Kreopanting

TOBOALI – Komisi I DPRD Bangka Selatan melakukan rapat kerja dengan Leading sektor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bangka Selatan, Senin (14/1/2019).

Raker ini, guna menindaklanjuti rencana perekrutan tenaga pegawai tidak tetap (PTT) dan tenaga kesehatan untuk Rumah Sakit Pratama Kreopanting Kecamatan Payung.

Hadir dalam raker tersebut Wakil Ketua Rozali Maknun, Sekretaris Komisi Samsir, dan Anggota Komisi Bahroni, Sekretaris DKPPKB, Khaidar, Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan SDM Bangka Selatan, Sumadi.

Baca Lainnya

Dalam rapat kerja tersebut, Komisi I memastikan dan merekomendasikan Kepala DKPPKB sebagai leading sektor agar melakukan proses perekrutan pegawai tidak tetap RS Pratama Kreopanting Payung dengan profesional, transparan dan integritas.

Selain itu, DKPPKB diminta membuka kesempatan yang sama untuk masyarakat Bangka Selatan yang ingin mengabdikan dirinya kepada daerah pada Rumah Sakit Pratama Kreopanting Payung.

Sekretaris Komisi I, Samsir menyebutkan, beberapa rekomendasi yang disampaikan adalah agar DKPPKB dapat menghargai jasa para tenaga kerja sukarela (TKS) untuk mengutamakan mereka yang selama ini telah mengabdi sebagai TKS di berbagai puskesmas di Bangka Selatan sesuai dengan formasi PTT yang dibutuhkan dengan tetap mempertimbangkan kualitas TKS yang bersangkutan.

Selain itu, DKPPKB diharapkan membentuk panitia proses seleksi penerimaan PTT yang netral, sehingga terjadi proses perekrutan yang transparan dan menghasilkan tenaga kesehatan yang berkualitas.

Samsir menambahkan, agar DKPPKB secepatnya untuk membuat estimasi biaya operasional RS Pratama Kreopanting Payung sebagai antisipasi terhadap alokasi biaya operasional nya pada saat akan beroperasi.

“Rencana perekrutan tenaga kerja di RS Pratama Kreopanting Payung, kita tindaklanjuti dengan melakukan rapat kerja dengan DKPPKB Basel, rekomendasi Komisi I, agar DKPPKB segera membentuk panitia seleksi, harus professional, netral, terbuka dan berintegritas tentunya. Kita sarankan juga agar DKPPKB dapat mengutamakan tenaga TKS yang tersebar di puskesmas di seluruh Basel sesuai dengan kebutuhan formasi PTT dan tentunya berdasarkan penilaian bagi TKS yang berkualitas, perencanaan biaya operasional RS Pratama juga harus segera dibuat guna persiapan aktivitasnya dimulai,” pungkas Samsir. (raw/3)

Related posts