Kominfo Beltim Imbau Masyarakat Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

  • Whatsapp
Kadin Kominfo Beltim saat menunjukkan aplikasi PeduliLindungi. (Foto: Istimewa)

RAKYATPOS.COM, MANGGAR – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI merilis aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi ini berguna untuk memberikan informasi dan peringatan bagi pengguna, jika berada dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung Timur (Kadiskominfo Beltim), Gustaf Pilandra mengatakan aplikasi PeduliLindungi akan memudahkan pengguna dalam penerapan jaga jarak fisik dalam memutus penyebaran Covid-19. Mengingat, aplikasi tersebut diklaim bisa membuat setiap orang melakukan pengawasan berupa penelusuran, pelacakan dan pengurungan Covid 19.

“Aplikasi ini untuk berjaga jaga terutama bagi kita yang sedang menerapkan physical distancing. Kita akan diberikan informasi dan bisa dikatakan peringatan saat jarak kita berada dekat dengan orang positif, PDP dan ODP,” ungkap Gustaf di ruang kerjanya, Kamis (16/4/20).

Aplikasi ini dimaksudkan untuk mendorong pengguna mengumpulkan dan melaporkan informasi mengenai penyebaran Covid-19 dalam komunitas lokal mereka sendiri, sebagai cara membantu pemerintah Indonesia melacak riwayat perjalanan seseorang guna mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Lainnya

Penggunaan aplikasi juga cukup mudah. Sesudah terunduh dan diinstal di telepon pintar, pengguna dapat mengaktifkan bluetooth. Jika bertemu dengan pengguna aplikasi lainnya, maka akan terjadi pertukaran informasi.

Selanjutnya, aplikasi akan mengindentifikasi pengguna yang pernah kontak dengan positif Covid-19, PDP dan ODP. Hal ini membantu ketika pengguna lupa dengan siapa saja dia melakukan kontak.

“Aplikasi sudah ada di Playstore bagi pengguna android, silahkan diinstal tinggal nyalakan sambungan bluetootnya. Pengoperasiannya juga mudah, karena tampilannya sangat sederhana, bisa digunakan tua dan muda,” kata Gustaf.

Meski saat ini Kabupaten Beltim masih berstatus hijau, namun menurut Gustaf kewaspadaan harus tetap ada. Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk ikut menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Gunakan aplikasi ini saat berada di luar rumah, biar kita jadi lebih wasapada. Mari kita sama-sama aktif untuk mencegah penyebaran virus, dengan menggunakan aplikasi ini,” ajak Gustaf yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Kabupaten Beltim. (yan/kmf/1)

Related posts