KNPI Bangka Tengah Gelar Rapimda Menuju Musda

  • Whatsapp
Foto bersama Peserta Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kabupaten Bangka Tengah di Gedung Diklat BKPSDM, Senin (27/01/2020). (foto: tamimi)

KOBA – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangka Tengah menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Gedung Diklat menuju pelaksanaan Musyawarah Daerah Bangka Tengah Ke- IV.

Turut hadir dalam Pembukaan Senin (27/1/2020) tersebut, Kadisbudparpora Zainal, Ketua KNPI Bangka Belitung, Irham beserta Sekretaris Remil, Ketua KNPI Bangka Tengah Palmulip, MPI KNPI Bangka Belitung Feryandi Komeng, dan peserta Rapimda yang merupakan utusan dari OKP dan Pengurus Kecamatan (PK).

Muat Lebih

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Zainal menyampaikan selamat kepada OKP dan PK dalam melaksanakan Rapimda KNPI Bangka Tengah.

“Harapan saya bagi ketua terpilih, marilah kita berkoordinasi dengan pemerintah untuk membangun Kabupaten Bangka Tengah menjadi lebih baik,” ujar Zainal sekaligus membuka kegiatan Rapimda tersebut.

Sementara itu, Ketua KNPI Bangka Belitung Irham mengungkapkan, dalam Rapimda nanti akan membahas Tata Tertib (Tatib) Musda dilanjutkan membahas syarat calon Ketua KNPI Bangka Tengah.

“Marilah kita bermusyawarah dengan cara-cara yang baik dan bermartabat. Jika berdebat pun harus dengan cara yang elegan,” ucapnya.

Dalam Rapimda juga menyediakan bahan dan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk dicalonkan sebagai kandidat Ketua KNPI Bangka Tengah.

“Organisasi KNPI merupakan salah satu induk organisasi pemuda yang unik karena menghimpun banyak organisasi didalamnya. Makanya, seorang Ketua KNPI diwajibkan mampu menghimpun semua organisasi, karena didalamnya banyak sekali orang dan kepentingan,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua KNPI Kabupaten Bangka Tengah Palmulip mengungkapkan, jadwal Musda KNPI Kabupaten Bangka Tengah diperkirakan pada tanggal 10 Februari 2020.

“Untuk Pengurus Kecamatan KNPI diwajibkan merekomendasikan kepada kandidat untuk bisa nyalon Ketua KNPI Bangka Tengah dengan syarat minimal 3 PK dan 6 OKP. Jangan sampai mencegal kandidat yang mau maju, kita beri kebebasan bagi mereka untuk berdinamika dalam ber-Musda,” imbaunya. (ran/3)

Pos terkait