Klaster Dokter Covid-19, Suami Istri Dikarantina

  • Whatsapp
Corona Virus Disaese atau Covid-19. (Foto: istimewa)

Babel Bertambah Tiga, Perawat, Honorer dan Pasien
PHL Positif, DPRD Babel akan Gelar Rapid Tes

PANGKALPINANG – Kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali bertambah. Setelah dokter perempuan spesialis penyakit dalam yang bertugas di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang berinisial K-O (60) terkonfirmasi terinfeksi virus Corona, tracking siapa saja yang pernah kontak dengannya dilakukan.
Hasilnya, tiga kasus baru ditemukan, pada Senin (29/6/2020). Mereka adalah orang yang pernah kontak dengan sang dokter, yakni tenaga medis beserta istrinya, serta pasien dokter tersebut. Kini, pasangan suami istri yakni tenaga medis dan honorer atau Pekerja Harian Lepas di Sekretariat DPRD Provinsi Bangka Belitung yang terkonfirmasi positif Covid, dikarantina dan diisolasi. Pun demikian dengan pasien sang dokter.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (GTPPC-19 Babel), Andi Budi Prayitno menyebutkan, penambahan 3 kasus positif dari klaster dokter ini menambah jumlah kasus positif di Babel menjadi 152 orang.
“Kumulatif kasus 152, dalam perawatan 18 orang, meninggal 2 orang. Yang sehat hari ini bertambah satu, menjadi 132 orang,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, sebaran pasien Covid-19 di Babel yakni sebanyak 36 orang di Kota Pangkalpinang atau bertambah 2 pasien; Kabupaten Bangka ada 57 kasus tanpa penambahan; Bangka Tengah 9 kasus atau bertambah 1 pasien baru; Bangka Barat masih tetap 22 kasusu; Bangka Selatan 9 kasus; Belitung ada 17 kasus dan Kabupaten Belitung Timur tercatat masih 2 kasus COvid-19.
ABP sapaan Andi merinci, tiga pasien yang baru terkonfirmasi positif di Babel ini terdiri dari dua orang dari Pangkalpinang, dan satu pasien warga Kabupaten Bangka Tengah. Dua pasien di Pangkalpinang merupakan pasangan suami istri warga Jalan Adhyaksa, Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang.
“Pasien pertama D-P, 32 tahun, laki-laki, ODP beralamat di Jalan Adhyaksa, Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang. Berdasarkan riwayat, merupakan kontak erat dengan K-O, PDP konfirmasi Covid-19,” tukasnya.
Dari hasil swab test PCR pada 28 Juni 2020, diperoleh hasil positif terhadap diri D-P. Dan sejak 26 Juni 2020 telah menjalani perawatan di Ruang Isolasi Covid-19 RSBT Pangkalpinang. Kemudian pada 29 Juni 2020, D-P dipindahkan ke Wisma Karantina LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pasien kedua, I-P, 27 tahun, perempuan yang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) beralamat sama dengan D-P di Jalan Adhyaksa, Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang.
“Berdasarkan riwayat, merupakan kontak erat dengan D-P. Diketahui bahwa I-P adalah istri dari D-P,” imbuh ABP.
Dari hasil swab test PCR pada 28 Juni 2020, diperoleh hasil positif terpapar Covid-19 pada diri I-P–perempuan yang bekerja sebagai honorer di DPRD Provinsi Babel ini. Sejak 28 Juni 2020 I-P telah menjalani penanganan di Wisma Karantina LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pasien ketiga, adalah S-G, 38 tahun, laki-laki. S-G berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ringan beralamat di Jalan Sinar Pagi, Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah.
“Berdasarkan riwayat, S-G merupakan kontak erat dengan K-O, PDP konfirmasi Covid-19. S-G diketahui sebagai pasien dari K-O. Dari hasil swab test PCR pada 28 Juni 2020 diperoleh hasil positif. Sejak 26 Juni 2020 menjalani perawatan di Ruang Isolasi Covid-19 RSBT Pangkalpinang,” jelasnya.
Andi juga memaparkan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Babel sebanyak 3.047 (bertambah 30). Dari jumlah itu dalam proses pemantauan sebanyak 414 (bertambah 15), dan selesai pemantauan 2633 (bertambah 15).
Untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) tercatat sebanyak 1109 (bertambah 9) di Babel. Dalam proses pemantauan ada 34 orang (bertambah 8), dan selesai pemantauan sudah 1075 (bertambah 1 orang). Sedangkan untuk PDP tercatat 127 orang, bertambah 2 pasien. Dalam proses pengawasan ada 13 orang (berkurang 4 pasien), dan selesai pengawasan sebanyak 110 orang (bertambah 2 pasien).
Diinformasikan juga mengenai total kompilasi jumlah Spesimen Swab Test (PCR/TCM) di Babel. Jumlah sampel diperiksa sudah sebanyak 1.799 (kemarin 1769) dengan sampel Positif Covid-19 tercatat 152 kasus (kemarin 149). Untuk sampel negatif sebanyak 1.615 (kemarin 1573), dan dalam proses pemeriksaan 32 sample (kemarin 47). “Di Wisma Karantina BKPSDM saat ini dihuni 2 orang pasien positif, di Wisma Asrama haji 2 orang OTG, dan di ruang isolasi RSBT Pangkalpinang 2 pasien positif,” sebutnya.
Selain pasien positif, ABP juga menyebutkan, terdapat satu pasien sembuh asal Kabupaten Belitung.
“S-D/Pasien 965, 54 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Bungur Besar, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, berdomisili di Jalan Sriwijaya, Tanjung Pandan, Belitung. Sejak 23 Mei 2020 menjalani karantina di Ruang Isolasi RSUD dr H Marsidi Judono, Tanjung Pandan, Belitung, dan dari swab test yang diambil pada 24 Juni 2020 diperoleh hasil negatif,” tukasnya.
Ia mengingatkan, masyarakat untuk tetap waspada menjalani kehidupan di era normal baru, dan meningkatkan imunitas tubuh.

Sekwan Harap PHL-nya Sembuh
Terpisah, Sekretaris DPRD Babel, Syaifuddin membenarkan satu pegawai Harian Lepas (PHL) di Sekretariat DPRD terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan PCR atau Polymerase Chain Reaction. Menanggapinya, ia mengatakan telah melakukan tindakan antisipasi agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas khususnya di lingkup Sekretariat DPRD Babel.
“Kami sudah konfirmasi dengan tim gugus dan dinas kesehatan dalam hal ini laboratorium kesehatan daerah besok jam 9 untuk dilaksanakan rapid test,” kata Syaifuddin kepada wartawan, Senin (29/6/2020).
Selain itu, ia menambahkan, pihaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, selalu menjaga jarak, dan wajib menggunakan masker.
“Kalau kondisi kerja biasa saja, jadi tetap melaksanakan tugas seperti biasa,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ia mengimbau kepada orang-orang yang telah berinteraksi dengan pasien bersangkutan agar segera melakukan pemeriksaan kesehatan ataupun melapor kepada tim gugus tugas guna dilakukan tindakan lebih lanjut.
“Kemudian saya juga mengimbau kepada kawan-kawan agar jangan terlalu khawatir, yang jelas kita tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan. Semoga yang bersangkutan cepat sembuh dan bisa beraktivitas lagi,” harapnya.
Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Tengah, dr Bahrun R Siregar mengakui kondisi zona hijau Bangka Tengah telah berubah warna menjadi merah lantaran bertambahnya satu pasien positif Covid-19 kemarin.
“Satu warga yang terkonfirmasi positif itu berinisial SG (38) berjenis kelamin laki-laki asal Desa Terak Kecamatan Simpang Katis,” ujarnya kepada wartawan, tadi malam.
Dikatakannya, pasien itu telah menjalani karantina di rumah karantina Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan bertambah satu warga yang positif ini, maka total warga yang terjangkit virus Covid-19 di Bangka Tengah sebanyak 9 orang. Dari angka itu, sebanyak 8 orang dinyatakan telah sembuh.
“Sebelumnya sudah tidak ada pasien positif Covid-19 karena sebelumnya 8 orang sudah dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan untuk satu yang baru dinyatakan positif Covid-19. Kita doakan semoga cepat sembuh,” tuturnya. (nov/ron/ran/1)

Baca Lainnya

Related posts