KIP Siswa untuk Biaya Pendidikan Anak

No comment 76 views


Bupati Bateng, Ibnu Saleh menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 51 siswa SMP 1 Koba, Kamis (10/08/2017). (foto: ran).

Orang Tua Teruslah Menyemangati

KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng) Ibnu Saleh menegaskan kepada siswa yang mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar menggunakan dananya untuk biaya pendidikan.

Menurutnya, sebanyak 51 siswa SMP 1 Koba tersebut menjadi terbantu dan terus berprestasi di sekolah.

“Saya minta ok, bagi orang tua yang anaknya mendapatkan dana KIP, agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk biaya pendidikan anak,” ujar Ibnu disela-sela menyerahkan KIP kepada siswa SMP 1 Koba didampingi para orang tua, Kamis (10/08/2017).

Dikatakannya, bantuan dana itu diperuntukkan bagi siswa berprestasi tetapi secara biaya tidak mampu. Menurutnya, orang tua terus menyemangati anaknya agar tidak berhenti sekolah dan terus melanjutkan pendidikan, baik pendidikan dasar, menengah dan perguruan tinggi.

“Para orang tua teruslah menyemangati anak-anaknya agar jangan berhenti sekolah dan teruslah bersekolah. Siapa tau kedepan, anak-anak kita ada yang menjadi profesor, dokter, insinyur bahkan yang lainnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, dorongan pemerintah dan orang tua kepada anak-anaknya untuk sekolah tinggi-tinggi, bukan sekedar memperoleh gelar akademik saja apalagi sekedar menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun ada yang lebih mulia lagi yakni menjadi pemimpin bagi masyarakat.

“Kepada orang tua supaya terus mendorong anak-anaknya agar tetap sekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi bukan nek jadi PNS bai. Makanya, buku tabungan KIP yang telah diberikan, jangan ditarik jika kebutuhannya tidak penting kecuali untuk kebutuhan sekolah,” tukasnya.

Kepala SMP 1 Koba, Hanna Meilani mengatakan, sebanyak 51 siswa SMP 1 Koba yang mendapatkan KIP. Katanya, sebesar Rp750.000 per semester uang itu diterima siswa yang diambil di lembaga pembiayaan.

“Pada tahun 2017 sebanyak 51 orang, kelas 8 dan 9. Ada beberapa siswa yang masih menerima walaupun sudah lulus karena sebelumnya telah terdaftar saat masih menjadi siswa. Pada tahun 2015 dan 2016 sebesar Rp350.000 per semester, namun bertambah sejak tahun 2017 sebesar 750.000/6 bulan,” ungkapnya.

Katanya, dana tersebut untuk membiayai kebutuhan anak selama menempuh pendidikan di SMP 1 Koba. Ia berharap kepada siswa yang memperoleh KIP, bertambah semangat belajarnya dan terus berprestasi.

“Semoga dengan adanya bantuan itu, anak-anak kita tambah semangat belajarnya dan terus berprestasi di sekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” tukasnya. (ran/3).

No Response

Leave a reply "KIP Siswa untuk Biaya Pendidikan Anak"