Kinerja Pegawai Pemprov 10 Terendah

  • Whatsapp
Wagub Babel Abdul Fatah bersama Sekda Yan Megawandi serta pejabat eselon II Pemprov Babel, berbaris di koridor pintu keluar Bandara Depati Amir, menanti kedatangan Gubernur Erzaldi Rosman Djohan bersama istri, Senin (15/5/2017). Penyambutan dengan cara berlebihan seperti ini sempat menghebohkan para penumpang pesawat. (Foto: Roni Bayu)

Erzaldi Enggan Terbebani 100 Hari Kerja
Fokus Banjir dan Ekonomi Masyarakat

PANGKALPINANG – Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang baru dilantik di Istana Merdeka Jakarta, Erzaldi Roesman Djohan-Abdul Fattah, tiba di Pulau Banga, Senin (15/5/2017). Kedatangan kedua pemimpin itu disambut Sekda Babel, Yan Megawandi diikuti seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Babel dengan berbaris di ruang VVIP Bandara Depati Amir.
Ditemui awak Rakyat Pos di ruang VVIP bandara, Erzaldi menegaskan tugasnya sebagai gubernur dalam waktu dekat akan meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel). Pasalnya, menurut dia kinerja para PNS dan honorer di Pemprov Babel berada dalam urutan 10 terendah dari 34 provinsi di Indonesia.
“Saya tidak tahu jelasnya peringkat berapa, tapi dalam urutan 10 terendah dari 34 provinsi se-Indonesia. Urutan kinerja ini tergolong sangat rendah,” katanya.
Untuk itu, guna meningkatkan lagi kinerja pegawai Pemprov, Erzaldi akan merapatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan menekankan pentingnya disiplin dalam bekerja.
Meski demikian, ia mengaku tidak mau terbebani dengan kinerja 100 hari pertama menjabat. Menurutnya, tahun pertama dalam menjalankan tugas sebagai gubernur akan fokus mengantisipasi bencana banjir di sejumlah daerah di Bangka Belitung.
“Yang jelas, jangan bicarakan kinerja 100 hari pertama, bukan hanya memuaskan kinerja selama 100 hari, kita berusaha agar Babel lebih baik dari kondisi yang ada sekarang, mulai dari hari pertama sampai lima tahun kedepan,” tukasnya.
Saat ini yang terpenting, lanjutnya ingin menyelesaikan beberapa masalah seperti banjir baik di Pulau Bangka maupun di Belitung.
“Minimal tahun pertama kita mengurangi areal terendam dan mempercepat surutnya air,” ungkapnya.
Diceritakannya, saat pelantikan beberapa waktu lalu, Erzaldi-Fattah dilantik dengan lima gubernur lain yang terpilih. Meski jabatannya sebagai Bupati Bangka Tengah belum dicopot, namun pelantikan itu tetap berlangsung. Beberapa persiapan sudah dilakukan untuk menjalankan tugas sebagai gubernur lima tahun kedepan.
“Sejauh ini, kita sudah mempersiapkan rapat-rapat, terima tamu dan kita sudah tahu apa yang akan kita lakukan kedepan, jangan keluar permasalahan yang ada di Babel. Kita sudah mendata dan merekap apa kegiatan yang akan diambil mengedepankan visi dan misi,” urainya.
“Kami ingin menjelaskan, memberikan beberapa clue kegiatan yang harus dibuat oleh kepala SKPD. Permasalahan ekonomi masyarakat, karet, lada yang terus menurun. Antisipasi apa yang harus dilakukan agar komoditi ini dapat memberikan harapan ke masyarakat dalam berjuang,” timpalnya.
Sementara, untuk jangka panjang dan menengah, ditegaskannya pertumbuhan ekonomi Babel harus dipikirkan bagaimana mengembangkan pertanian lada profesional dan penggemukan sapi. (ron/6)

Related posts