KID Babel Gelar Sidang Perdana

  • Whatsapp

PANGKALPINANG- Komisi Informasi Daerah (KID) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Selasa (7/3/017) melakukan sidang sengketa informasi untuk pertama kalinya semenjak berdiri. Sidang sengketa informasi ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Ahmad, dan dua orang anggota, Syawaludin (Koordinator bidang Advokasi, Edukasi & Sosialisasi) dan Subardi (Wakil Ketua KID Provinsi Babel) serta Panitera Pengganti (PP) Hery Setiyono.

Sidang kali ini, dengan agenda penyelesaian sengketa informasi yang diajukan oleh pemohon Achmad Rivandi kepada Ketua BUMDes Lubuk Besar, terkait transparansi kegiatan usaha BUMDes mulai dari penyertaan modal, kegiatan, aset dan pertanggungjawaban BUMDes, dengan termohon Maryono, Ketua BUMDes Lubuk Besar.

Dalam sidang yang sempat di skors 15 menit ini, Mulyono mengaku baru mengetahui jika transparansi informasi itu penting, sehingga ia berjanji kedepan akan lebih terbuka lagi. Sidang perkara sengketa informasi berlangsung di ruang khusus persidangan gedung kantor KID Babel dimulai sejak pukul 10.00 WIB.

Baca Lainnya

“Ini sangat penting sekali bagi saya sendiri ternyata kepentingan informasi publik tentunya memang harus diterapkan di desa-desa. Hari ini kita baru mengerti pentingnya informasi kepada publik. Mungkin selama ini ada keterbatasan dalam menyampaikan informasi,” katanya.

Ia sendiri menyesalkan selama ini dirasakan sikapnya selaku pimpinan di BUMDes di desa setempat (Lubuk Besar) terkesan tak terbuka kepada masyarakat (publik), khususnya dalam hal memberikan informasi seputar kegiatan yang dilakukan pihaknya selama ini. Ia menyebutkan, saat ini usaha BUMDes Bina Lestari di bawah pimpinannya mengelola usaha peternakan sapi potong.

Sidang perdana sengketa informasi saat itu sempat disaksikan langsung oleh Ketua KID Babel, Rikky Fermana, dan pihak termohon (Maryono-red) meminta kesediaan pihak KID Babel untuk mengupayakan penyelesaian perkara sengketa informasi yakni melalui jalur mediasi. (nov/10)

Related posts