Ketua KNPI Bateng Larang Anggota Ikut Aksi Damai FGP Bateng

  • Whatsapp

 

Palmulip

Koba – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Palmulip menyikapi adanya rencana aksi damai yang akan dilakukan Forum Gerakan Peduli (FGP) Bangka Tengah, Senin mendatang (22/1/2018) di DPRD dan Pemkab Bateng. Aksi FGP Bateng ini terkait terlambatnya pengisian jabatan wakil bupati Bateng.

“Undangan resmi atas nama FGP Bateng sudah kita terima. Cuma, kita mau mempertanyakan maksud dan tujuan daripada aksi itu karena tanpa ada pertemuan dan konsolidasi sebelumnya. Ujuk-ujuk mau gelar aksi pada hari Senin ini,” ujar Palmulip didampingi Wakil Ketua I, Hendra saat jumpa pers di Koba, Kamis (18/1/2018).

Sebelum ada aksi seharusnya, kata dia, pihak FGP Bateng mengajak KNPI, ormas dan lembaga lainnya untuk melaksanakan tahapan-tahapan, yakni audiensi, konsolidasi dan rapat untuk merumuskan agenda aksi tersebut. Setelah bermusyawarah, selanjutnya baru bergerak.

“KNPI sebagai pusat organisasi kepemudaan di Bateng tidak melarang lembaga atau forum apa pun yang ingin menggelar aksi terkait kosongnya posisi cawabup Bateng. Namun, terlebih dahulu mekanisme aturan main dijalankan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dirinya sebagai Ketua KNPI Bateng mengajak kader-kader KNPI se- Bateng untuk tidak ikut serta dalam kegiatan aksi tersebut. Jika ada anggota KNPI yang ikut aksi itu tanpa izin, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi.

“Saya tegaskan bagi anggota KNPI yang ikut aksi itu tanpa izin Ketua KNPI, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi tegas,” katanya. (ran)

Related posts