Ketua BPD Bantah Jual Kebun Milik Samsul ke PT BML

  • Whatsapp
Warga dan anggota Polsek Simpang Rimba mengecek lokasi lahan yang digarap PT BML (foto: istimewa)

TOBOALI – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba, Andi Irawan membantah telah menjual kebun karet milik salah seorang warga bernama Samsul. Menurutnya hal tersebut hanya terjadi miss komunikasi saja.

“Gak benar kalau dibilang saya yang menjual, hanya miss komunikasi saja, memang saya akui terjadi kesalahan pembayaran, karena ada dua nama samsul dan uang saya serahkan ke Samsul lain, sudah saya panggil bersangkutan dan bersedia diserahkan ke Samsul pemilik lahan,” kata Andi Irawan dikonfirmasi via ponselnya, Rabu (16/10/2019).

Samsul juga membantah telah menjual lahan ke PT BML. Dia mengaku hanya memfasilitasi selaku perangkat desa. Namun, dia mengakui, jika pembayaran dari pihak perusahaan melalui dirinya.

“Memang uang diserahkan ke saya 34 juta, tapi saya salah kasih ke Samsul lain. Masalah harga bukan saya yang menentukan, itu urusan perusahaan lah,” kata Andi.

Dia menyebutkan tidak terima disebut-sebut sebagai penjual tanah ke pihak perusahaan. Menurut Andi, pemilik lahan sebelumnya sudah bersedia menjual kebun karet tersebut.

“Awalnya Samsul sudah mau jual kok, sudah ngukur, kalau tidak ngukur gak mungkin gak mau jual kan. Saya bingung juga kenapa sampai begini sampai lapor, saya ingin dipertemukan tapi bersangkutan ditelepon gak diangkat,” ujarnya. (raw)

Related posts