Kesbangpol Basel akan Data Ulang Ormas & OKP

  • Whatsapp

65 Persen SKT Habis Masa Berlaku

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akan melakukan pendataan ulang keberadaan Organisasi Kemasyarakatan, Ormas, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Basel.

Pendataan ulang ini, bertujuan untuk validasi dan tertib administrasi. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kesbangpol Basel, Doni kepada Wartawan Minggu (12/5/2019).

“Rencananya setelah Idul Fitri ini, kita mulai bergerak mendata kembali sejumlah ormas di Basel guna memvalidasi keberadaan Ormas tersebut dan juga tertib administrasi,” ujar Doni.

Menurutnya, sampai saat ini, terdapat sebanyak 84 Ormas yang terbagi dalam beberapa bidang seperti Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan Organisasi Kemasyarakatan yang telah terdata di Kesbangpol Basel.

Dari 84 ormas yang terdata, ada sekitar 65 persen Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang telah habis masa berlakunya tahun 2018.

“Untuk itu, kami harapkan Ormas dan OKP segera mengurus, sehingga kami bisa mengajukan ke Kemendagri untuk diperpanjang kembali,” imbaunya.

Doni menjelaskan, sesuai dengan aturan yang berlaku tahun ini, Kesbangpol Basel tidak bisa lagi mengeluarkan SKT, namun perannya sekarang hanya memfasilitasi untuk mengajukan berkas tersebut ke Kemendagri untuk didaftarkan.

“Kita tidak bisa lagi menerbitkan SKT, kita sebagai fasilitator menyampaikan berkas ke Kemendagri untuk dilakukan pendaftaran,”ungkap Doni.

Ia menambahkan, Ormas yang telah terdaftar memiliki SK Kementerian Hukum dan HAM RI dari Dirjen AHU cukup melaporkan saja, sehingga dapat didaftarkan di Kesbangpol Basel.

“Untuk Ormas sudah memiliki SK Kemenhumham, mereka tidak usah lagi mendaftar ke Kemendagri, cukup melaporkan saja ke Kesbangpol, maka akan kami langsung daftarkan di Kesbangpol Basel,” pungkasnya. (raw/3)

Related posts