Kepoh Berpotensi Jadi Kawasan Wisata Mangrove

  • Whatsapp

[ngg_images source=”galleries” container_ids=”5″ display_type=”photocrati-nextgen_basic_slideshow” gallery_width=”600″ gallery_height=”400″ cycle_effect=”fade” cycle_interval=”10″ show_thumbnail_link=”1″ thumbnail_link_text=”[Show thumbnails]” order_by=”sortorder” order_direction=”ASC” returns=”included” maximum_entity_count=”500″]

Perkuat Bumdes untuk Gali PAD

Udayasa

Desa Kepoh, Kecamatan Toboali merupakan salah satu desa di Kabupaten Bangka Selatan yang kaya akan potensi alam. Mulai dari potensi perkebunan, perikanan, pertanian hingga potensi wisata hutan mangrove dimiliki desa berpenduduk 2192 jiwa ini.

Tak kalah dengan desa lainnya Desa Kepoh juga memiliki ratusan hektar hutan mangrove. Alur jalan sungai hutan mangrove pun mencapai 4-5 kilometer. Ditambah dengan hasil perikanan mulai dari udang, ikan serta madu yang pada musimnya bergelantungan di hutan mangrove.

Kepala Desa Kepoh, Udayasa mengatakan tahun ini Pemerintah Desa bersama BPD akan memperkuat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) guna mengelola potensi sumber daya alam desa.

“Bumdes kita masih menunggu Perdes, kita berencana mengelola sektor perikanan, kebutuhan pupuk di masyarakat cukup tinggi, Bumdes akan kelola pupuk subsidi bagi masyarakat, alat pertanian, mungkin nanti ada juga simpan pinjamnya, Bumdes akan menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa dan Insya Allah akan menjadi PAD bagi desa,” kata Udayasa kepada wartawan Minggu (16/4/2017).

Di sektor perikanan, Desa Kepoh tak kalah dengan desa lainnya. Setiap pekan selalu ada para pemancing dari Pangkalpinang yang datang ke Kepoh untuk memancing toman serta ikan kakap di kawasan mangrove. Desa Kepoh pun memiliki potensi madu yang biasanya panen pada musim barat laut.

“Perikanan kita sangat berpotensi untuk dikembangkan jadi wisata mancing serta wisata mangrove, sungai kita ada ikan toman yang menjadi incaran para pemancing yang datang dari Pangkalpinang, di laut mangrove ada ikan kakap putih dan merah, udang kita cukup melimpah, kepiting, kerang dan potensi kita lainnya adalah madu yang melimpah pada saat panen dan menjadi pendapatan bagi masyarakat pada musim panen bisa mencapai ratusan liter madu asli yang dijual perbotolnya Rp 80 ribu,” imbuhnya.

Udayasa menambahkan TP PKK Desa Kepoh pun cukup aktif membuat kerajian tangan hingga produk rumahan lainnya. Selain itu TP PKK juga memiliki kebun tanaman seperti cabai serta sayur-sayuran.

“PKK Kita berada di peringkat dua Lomba Cipta Menu serta Lomba Masak Serba Ikan tingkat kecamatan, di desa kita juga terdapat sekolah sepak bola, pernah juara 2 voli putri, juga terdapat kawasan TPA dan Kampung KB,” pungkasnya. (raw/10)
Struktur Pemerintahan Desa Bukit Kepoh

Kades : Udayasa
Sekdes : Rusli
Ketua BPD : Beni Sastra
Sekretaris : H Sahroni

Ketua LPM : Yusuf
Sekretaris : Jamhar

Ketua PKK : Rina Nurfialaela
Sekretaris : Wiwid

Related posts