Kepala DKPUS Beri Pembekalan ke Pengelola Perpustakaan Sekolah & PT

  • Whatsapp
Asyraf Suryadin Kepala DKPUS Babel memberikan pembekalan terkait akreditasi perpustakaan sekolah.(foto: ist).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Era new normal Covid-19 benar-benar dimanfaatkan oleh jajaran pegawai di Lingkup Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DKPUS Babel) untuk melaksanakan sejumlah kegiatan.

Satu diantaranya adalah memberikan pembekalan rencana akreditasi perpustakaan yang akan diikuti sekolah dan Perguruan Tinggi se-Pulau Bangka.

Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin memimpin langsung pembekalan terhadap puluhan pengelola mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi, Rabu (12/8/2020) pagi, di Ruang Pertemuan Kantor DKPUS Babel samping Mapolres, Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

Asyraf menjelaskan, pengelola perpustakaan sekolah dan PT sengaja diundang ke DKPUS Babel untuk diberikan pembekalan dalam rangka persiapan pembinaan akreditasi perpustakaan sekolah dan Perguruan Tinggi di Babel, serta penilaiannya melalui online oleh Tim Asesor Pusat.

Baca Lainnya

“Kegiatan yang kami laksanakan hari ini, untuk memberi pembekalan kepada seluruh peserta akreditasi perpustakaan sekolah dan perguruan tinggi yang sudah mengirimkan portofolio, dan dinilai oleh Tim Asesor Pusat. Penilaian tersebut dari nilai akreditasi sementara yang mencapai 60 ke atas atau minimal C,” jelas Asyraf.

Diungkapkan lebih lanjut oleh Asyraf, mengenai akreditasi perpustakaan Sekolah ini, untuk pembinanya ada di DKPUS Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kalau DKPUS Kabupaten/Kota membina SD dan SMP, sedangkan DKPUS Provinsi membina SMA/SMK.

“Saat ini, kami punya 13 pustakawan. Kami ingin ke depan perpustakaan yang ada, tidak hanya untuk baca buku saja, tapi juga ada tempat seperti untuk menjahit, dambus. Namun, di perpustakaan tersebut menyediakan buku tentang jahit, dambus. Nanti, di perpustakaan Babel ini juga ada kegiatan bercocok tanam terong disekitar kantor DKPUS Babel. Bagaimana cara menanam terong itu, Perpustakaan Babel akan menyediakan buku tentang bertanam terong tersebut,” ujar Asyraf.(rel/aliyah).

Related posts