Kendalikan Hama dan Penyakit Lada, Bupati Ibnu Anjurkan Hal-hal Ini

 

Bupati Ibnu Saleh menyerahkan bantuan tricodherma, fungisida hayati dan pupuk organik di sela-sela temu petani dan penyuluh se- Bateng di halaman Kantor Dinas Pertanian, Kamis (07/12/2017). (foto: M.Tamimi)

KOBA – Pemkab Bangka Tengah (Bateng) terus mencari solusi bagaimana mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman lada. Apalagi dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini, tanaman lada sangat rentan terhadap penyakit jika tidak dicegah dan diatasi.

“Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman lada ini, saya lebih menganjurkan penggunaan pupuk organik mencapai 99 persen, kemudian penggunaan tricoderma dan penggunaan pestisida hayati,” ujar Bupati Bateng Ibnu Saleh, Kamis (07/12/2017).

Pengendalian hama dan penyakit tersebut bukan hanya sebatas wacana saja, tetapi Pemkab Bateng, kata Ibnu menyerahkan bantuan organik berupa tricodherma, fungisida hayati dan pupuk organik untuk mengendalikan penyakit pada tanaman lada, seperti penyakit kuning, busuk pangkal batang dan sejenisnya.

Sedangkan untuk hama, lanjut Ibnu, pemda juga membantu petani berupa pestisida hayati, lapun babi dan sebagainya.

“Untuk tricodherma dibantu 1 ton, kemudian dibagikan 1 botol per desa atau setara 1 ton pupuk organik. Kemudian penyerahan fungisida hayati dan pupuk organik,” tuturnya. (ran)

No Response

Leave a reply "Kendalikan Hama dan Penyakit Lada, Bupati Ibnu Anjurkan Hal-hal Ini"