Kenalkan Wisata Lewat Festival Karang Lintang

  • Whatsapp
Pemukulan beduk saat pembukaan Festival Karang Lintang oleh Wabup Bangka Syahbudin didampingi Kabid Pemasaran Kemenpar RI, Eksan, Kadinpar Babel, Rivai, Kadinbudparpora Bangka, Asep Setiawan serta pejabat lainnya. (foto: Riski Yuliandri)

 

BELINYU- Wakil Bupati Bangka, Syahbudin membuka secara resmi Festival Karang Lintang di Pantai Lepar, Kecamatan Belinyu, Jumat (25/10/2019). Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan beduk oleh Syahbudin didampingi Kepala Bidang Pemasaran Kemenpar RI, Eksan, Kadinpar Babel, Rivai, Kadinbudparpora Bangka, Asep Setiawan serta pejabat lainnya.

Festival Karang Lintang akan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 25-27 Oktober 2019 dengan berbagi kegiatan diantaranya lomba band indie, festival kuliner lokal serta kegiatan lainnya.

Dalam sambutannya, Syahbudin mengatakan Festival Karang Lintang merupakan suatu bentuk kreativitas anak muda Belinyu yang peduli dengan pariwisatanya sehingga membuat kegiatan yang mendatangkan wisatawan.

“Ini membuktikan konsistensi generasi muda Bangka khususnya Belinyu dan Riau Silip dalam mengeksplor potensi wisata dan segudang keunikannya sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” ungkapnya.

Menurutnya, tahun ini merupakan kali kedua Festival Karang Lintang dilaksanakan oleh para pemuda Belinyu untuk mengenalkan budaya, kuliner dan alam daerahnya kepada wisatawan.

“Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat termasuk masyarakat yang bergerak di bidang UMKM, kuliner serta pariwisata,” tambah Syahbudin.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sehingga menjadi agenda rutin di Belinyu.

“Semoga dapat terus terlaksana dan semua yang terlibat dalam kegiatan ini terus konsisten dalam membangun pariwisata di Kabupaten Bangka,” harapnya.

Sementara itu Ketua panitia, Rizan mengatakan kegiatan tersebut dihelat untuk mempromosikan wisata Belinyu sehingga dapat lebih dikenal dimasa mendatang.

“Kita sengaja membuat festival ini dan mengundang dari kabupaten lainnya agar mereka bisa datang lebih mengenal Belinyu secara langsung,” ungkapnya.

Dia juga berharap dengan adanya festival tersebut dapat menjadi salah satu wisata unggulan di Belinyu.

“Kita ingin Belinyu ini ada wisata unggulan seperti daerah-daerah lainnya sehingga bisa menarik wisatawan untuk datang, apa lagi pemerintah kita sedang ingin mengubah daerah kita dari tambang ke arah pariwisata,” tambah Rizan. (mla/10)

Related posts