Kenakalan Remaja di Belitung Meningkat

  • Whatsapp
H. Muhammadiah, S.Ag

Bupati Terbitkan Instruksi & Imbauan

Tanjungpandan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung telah menindaklanjuti instruksi Bupati Belitung, Sahani Saleh, untuk memberikan pencerahan syiar keagamaan agar pelajar dan generasi muda serta masyarakat Belitung senantiasa diingatkan menjaga marwah citra dan moralitas bagi setiap insan, dengan fundamental keimanan akhlak dan budi pekerti yang baik serta berkesinambungan, sehingga kearifan budaya lokal tetap terjaga kesuciannya dan tidak mudah terpengaruh fenomena budaya Barat yang mengarah kepada kemaksiatan.

Read More

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kemenag Belitumg, H. Muhammadiah, diruang kerjanya Senin (03/04/2017).

Harus diakui, kata Muhammadiah, dikarenakan era globalisasi dan kecepatan informasi, modernisasi yang semakin canggih mempengaruhi para pelajar, generasi muda dan masyarakat Belitung untuk berbuat hal-hal yang negatif, sehingga merusak masa depan generasi muda itu sendiri.

Padahal, kata dia, estafet kepemimpinan ke depannya terletak di pundak generasi muda. “Generasi muda harus cerdas, pintar, kreatif dan bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Untuk itu, mesti mengisi kegiatan yang positif dan mempunyai benteng yang kokoh, yaitu keimanan dan ketakwaan, sehingga terhindar dari hal-hal negatif yang membahayakan dirinya, seperti miras, narkoba, dan lain-lain,” tandas Muhammadiah.

Ia menyebutkan, pihaknya telah menurunkan tim untuk menindaklanjuti instruksi Bupati tersebut. “Tim terdiri dari Kasi Bimas Suyanto, Kasi Pendidikan Madrasah Taba dan Pengawas Pendidikan Agama Islam Yohandi,“ ungkapnya.

Ditambahkan, sesuai tupoksi, mereka masing-masing seksi bertanggung jawab terhadap kelangsungan pembelajaran dan pencerahan serta pendidikan moralitas bagi masyarakat Belitung.

“Sejak 3 bulan terakhir, lanjut dia, fenomena kenakalan remaja dan anak putus sekolah semakin meningkat. Bahkan terjerumus ke perilaku kriminal. Untuk efek jera setiap toko dan warung yang menjual minuman keras dan obat yang memabukan dimonitor dan wajib mematuhi aturan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kenalan remaja tersebut, Bupati Belitung menerbitkan instruksi dan imbauan terkait kenakalan remaja dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Kebijakan tersebut diterbitkan pasca pertemuan antar SKPD yang dikoordinir oleh Wakil Bupati Erwandi A. Rani bulan lalu.

“Sudah terbit tindak lanjut dari pertemuan itu. Jadi, Bupati sudah menandatangani instruksi dan dua imbauan,” tegas Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Sosial (DPPPAS) Belitung , Haziarto.

Instruksi Bupati Belitung Nomor 460/151.A/DPPPAS itu, berisikan pengawasan penyalahgunaan obat-obatan yang mengandung zat adiktif yang beredar di wilayah hukum Kabupaten Belitung.

Instruksi Bupati tersebut, diturunkan kepada Kadis Kesehatan, Kadis Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja, Camat, Lurah dan Kades se-Kabupaten Belitung. (cr/3).

Related posts