Kemensos Validasi Data Kemiskinan Indonesia

  • Whatsapp

Khofifah: Tangani Kemiskinan Tergantung Basis Data

SUNGAILIAT – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI), Khofifah Indar Parawansa mengatakan data terbaru sangat penting sebagai dasar penentuan sasaran penerimaan bantuan sosial. Selain itu, efektifitas dan ketepatan sasaran penanganan fakir miskin sangat tergantung pada basis data yang diperbarui setiap waktu sesuai dengan kondisi masyarakat.

“Terlebih data yang ada sudah By Name By Address. Dengan menggunakan data valid dalam penetapan sasaran pada semua program bantuan sosial, maka komplementaritas bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat akan meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan mereka,” ungkap Khofifah, belum lama ini.

Data By Name By Address penanganan fakir miskin yang ada di Siskada Satu (Sistem Informasi dan Konfirmasi Data ) kata dia, menjadi acuan sasaran pelaksanaan program penanganan fakir miskin, baik yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial maupun kementerian/Lembaga terkait.

“Dengan itu sinergitas komplementaritas dan keterpaduan pelaksanaan program penanganan fakir miskin dapat terwujud untuk optimalisasi dan percepatan penuruanan angka kemiskinan,”katanya.

Diungkapkan wanita kelahiran Surabaya 1965 ini, tahun 2017 Kemensos RI melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan di Indonesia. Hal ini kata dia, sesuai amanat Undang-Undang nomor 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin.

“Kemensos dimandatkan untuk melakukan verifikasi dan validasi data setiap dua tahun sekali. Basis Data Terpadu 2015 hasil pendataan BPS, maka tahun 2017 kemensos akan melakukan verivali melaluiSiskada Satu,” terangnya.

Siskada Satu lanjut Khofifah merupakan sistem dengan cara mengambil data Badan Pusat Statistik dan kemudian dikelompokkan per kota dan kabupaten.

“Nantinya data tersebut diverifikasi dan validasi secara berjenjang mulai dari level RT dan RW, kades,lurah dan camat, kemudian dilaporkan kepada bupati/walikota hingga gubernur, kemudian disampaikan kepada Menteri Sosial untuk dilakukan pemutakhiran data,” jelasnya. (snt/10)

Related posts