by

Kemendikbud Punya Empat Konsep, Orangtua Akan Dilibatkan dalam Pendidikan Anak

-Berita Kota-279 views
Sugianto

PANGKALPINANG – Jika selama ini orangtua kurang terlibat dalam pendidikan anak, maka kedepan diharapkan orangtua juga berperan terutama di rumah. Pemerintah memiliki empat konsep untuk mendekatkan orangtua dalam pendidikan anak.

Demikian dikatakan Kepala Seksi Program di Direktorat Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Sugianto, kepada wartawan, disela Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga, di Bangka City Hotel, Rabu (8/8/2018).

Sugianto menyebutkan, berdasarkan Peraturan Mendikbud Nomor 30 tahun 2017, memang ditekankan untuk meningkatkan kembali peran orangtua dan dilibatkan dalam pendidikan.

“Ada empat konsep yang kita laksanakan. Pertama, para orangtua dalam setahun ini empat kali bertemu dengan wali kelas dan ketemu dengan orangtua siswa yang lain,” ujarnya.

Pertemuan pertama, kata dia, ketika mengantar anak sekolah di hari pertama masuk sekolah, kali kedua ambil rapor, ketiga membahas anggaran sekolah, keempat berharap di sekolah terjadi paguyuban sehingga ada kegiatan yang bisa dikomunikasikan.

“Konsep kedua, sekolah menghadirkan narasumber atau kelas inspirasi dari eksternal sekolah, misalnya polisi atau dokter. Jangan sampai nanti mengkultuskan bahwa profesi ini bagus, tapi tolong juga hadirkan petani hebat, tukang bakso hebat, untuk memotivasi siswa agar menjadi wirausaha dan menggapai cita-cita,” bebernya.

Sugianto melanjutkan, konsep ketiga adalah kelas parenting, dimana orang tua dihadirkan dalam satu kelas, diberikan pemahaman dengan temanya mendidik anak era digital, bagaimana mendidik anak di era sekarang.

“Ini perlu pemahaman, bagaimana gunakan gadget dengan anak, agar anak gak nonton film pornografi, tema kedua tentang pengasuhan positif. Misalnya dalam melarang usahakan tidak menggunakan kata “jangan”, karena itu kesannya memaksa, tetapi harus gunakan bahasa positif, orangtua juga harus merubah diri, menjadi contoh untuk anaknya,” jelasnya.

Yang terakhir, kata Sugianto, sekolah harus mengadakan pentas seni, mengundang serta orangtua untuk hadir dan menampilkan keterampilan siswa di sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh mengatakan, bimtek ini diselenggarakan untuk meningkatkan keterlibatan keluarga dalam pendidikan, karena keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai peran penting dalam pendidikan anak, guna mewujudkan generasi emas 2045.

“Perkembangan anak dipengaruhi oleh pengasuhan yang diterapkan dalam keluarga. Faktor lingkungan masyarakat dan satuan pendidikan di era globalisasi membutuhkan strategi untuk mencapai tujuan tersebut,” katanya.

Kemitraan keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat, diharapkan Soleh dapat menjadi salah satu langkah dalam mendukung perkembangan anak dengan optimal.

“Tujuan kegiatan untuk memperkuat kemitraan antarkeluarga, satuan pendidikan dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, nyaman dan menyenangkan sehingga menumbuhkankembangkan karakter dan budaya berprestasi peserta didik,” harapnya.

Bimtek ini digelar selama tiga hari, dibuka sejak Selasa malam hingga Jum’at (10/8/2018), dengan peserta para stakeholder terkait, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru dan komite sekolah.(nov/10)

Comment

BERITA TERBARU