Kemendagri Puji Aplikasi Si Pelanduk Bukit Intan

  • Whatsapp
Camat Bukit Intan Efran, Sekretaris Camat Rico Ariputra bersama Jajaran Lurah Saat Audiensi dan Koordinasi dengan Tim Direktorat Jendral Kependudukan & Pencatatan Sipil Kemendagri terkait Operasionalisasi Sistem Pelayanan Langsung Penduduk (SI PELANDUK) Bukit Intan, Kamis (22/8/2019).(ist)

PANGKALPINANG- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan apresiasi dan pujian atas aplikasi Sistem Pelayanan Langsung Kepada Penduduk (Si Pelanduk) yang akan segera dioperasionalkan oleh Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

Camat Bukit Intan Efran mengatakan apresiasi yang didapatkan pihaknya tersebut disampaikan saat audiensi dan koordinasi terkait operasionalisasi Si Pelanduk di hadapan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Kamis (22/8/2019).

“Alhamdulillah, pihak Kemendagri memberikan respon yang sangat positif. Banyak hal dan informasi yang kami bahas. Kebetulan Pak Dirjen menugaskan Pak Tiyo dari Sub Direktorat Layanan Administrasi Data Kependudukan. Bahkan dari audiensi tersebut, kami dapat formulasi baru yang lebih relevan sesuai ketentuan perundang-undangan terkait operasional Si Pelanduk,” ungkap Efran saat dikonfirmasi, Jumat (23/8/2019).

Dia menjelaskan, Tim Kecamatan Bukit Intan yang terdiri dari Sekcam Bukit Intan bersama lima lurah sengaja dibawa langsung ke Kemendagri untuk memaparkan dan menjelaskan ruang lingkup Si Pelanduk. Kendati perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pangkalpinang belum dapat mendampingi dan hadir, namun secara keseluruhan pertemuan tersebut berjalan dengan baik dan menarik.

“Memang kami diberikan kesempatan dan waktu untuk memaparkan konsep dan ruang lingkupnya. Idealnya memang dari Disdukcapil harus hadir. Namun karena persoalan teknis, mereka berahalangan dan kami tetap koordinasi secara intens. Pada prinsipnya kan Si Pelanduk ini kami ketengahkan kepada masyarakat dengan semangat ingin memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Bukit Intan. Profilnya jelas dan output nya pun insya Allah telah kami uji. Saat paparan tersebut juga, kami lakukan demo di depan tim Kemendagri. Disitulah mereka memberikan pujian,” papar mantan Lurah Gedung Nasional tersebut.

Namun lanjut Efran, ada beberapa substansi terkait kebijakan pelayanan di bidang kependudukan yang selama ini belum terlaksana secara optimal sesuai perundang-undangan. Substansi tersebut diantaranya bahwa, segala aspek pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, idealnya harus sudah satu pintu di dinas kependudukan dan pencatatan sipil.

“Sebenarnya sudah sejak 2015 lalu, seluruh pelayanan kependudukan dan pelayanan pencatatan sipil difokuskan di dinas langsung dan tidak perlu pengantar atau hal-hal administratif dari kelurahan dan kecamatan. Penjelasan dari Pak Tiyo, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kelurahan atau kecamatan kecuali ada hal yang bersifat prinsip. Masyarakat dapat langsung meminta pelayanan kepada Disdukcapil. Konsepnya sudah jelas sebagaimana Juknis yang dikelurakan pemerintah baik melalui Undang-Undang sampai Permendagri. Intinya birokrasi pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil sudah disederhanakan,” tuturnya.

Terkait hal itu, Efran dan jajarannya akan merekonstruksi Si Pelanduk. Segala pelayanan yang berkaitan dengan bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil seperti Rekomendasi KK, Rekomendasi KTP, dan beberapa lainnya dapat langsung diurus masyarakat di Dinas dan tidak perlu di Disdukcapil.

“Dalam waktu dekat, kami akan koordinasi lagi dengan Disdukcapil. Biar ada kejelasan dan masyarakat tahu bahwa kebijakan pelayanan sudah semakin mudah dan cepat,” tutup Efran.(rls/10)

Related posts