Kemas Danial Pilih Fokus Pilkada Bangka 2018

No comment 425 views

Kemas Danial

Serahkan Jabatan ke Braman Setyo

Jakarta – Kemas Danial akhirnya memilih untuk fokus pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Bangka yang sudah dipersiapkan sejak 4-5 tahun silam. Dengan harapan bisa menghabiskan masa tuanya untuk mengabdi diri membangun Bangka Induk, kampung halamannya.
Jabatan Kemas Danial sebagai Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) akhirnya diserahkan kepada Braman Setyo yang dilantik oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Puspayoga.
“Karena keinginan masyarakat Bangka Induk banyak orang menginginkan saya kembali. Jadi kontribusi saya disisa umur ini untuk membangun daerah,” ungkap Kemas usai pelantikan Braman Setyo di gedung Kemenkop dan UKM, Jakarta, Jumat (11/8/2017).
Kemas akan bertarung di Pilkada Serentak 2018 nanti. Keputusannya untuk ikut dalam Pilkada ini telah mendapat dukungan dari Puspayoga yang juga merupakan kader PDI Perjuangan. Bahkan Kemas harus digantikan cepat oleh Puspayoga demi memberikan kesempatan baginya melakukan konsolidasi di daerah.
“Saya diinginkan Pak Menteri untuk konsentrasi ke Pilkada supaya tidak terganggu. Waktu juga mendesak karena waktu tinggal 5 bulan lagi. Kebetulan survei juga bagus,” kata Kemas.
Kemas mengaku sudah mempertimbangkan secara matang sebelum memutuskan maju dalam Pilkada Bangka 2018. Terlebih, walaupun pendatang baru, namun hasil survei dalam satu tahun terakhir menunjukkan tingkat keterpilihan Kemas cukup tinggi, tidak kalah jauh dari incumbent.
“Dari hasil survei cukup menjanjikan, walaupun hanya pendatang baru. Diakhir bulan ini saya sudah mulai konsen di sana, karena waktu sudah mendekati,” katanya.
Kemas berharap Braman sebagai pejabat baru harus bisa cepat beradaptasi dengan sistem yang telah dibuatnya di LPDB. Meski tidak lagi menjabat, Kemas menegaskan akan selalu siap jika diminta memberikan masukan untuk penguatan LPDB lebih baik lagi ke depan.
“Karena di LPDB sistem sudah berjalan bagus siapapun yang jabat gak masalah, tetap mengikuti sistem yang ada. Jadi bukan berarti saya gak ada terus gak jalan,” tandasnya.
Kemas Danial mengaku ada 4 (empat) keinginannya yang belum sempat tercapai selama menjabat sebagai Dirut LPDB. Pertama, perlunya perlindungan hukum bagi pejabat LPDB di dalam membuat keputusan tentang penyaluran dana bergulir. Kemas ingin supaya pejabat LPDB sebagai operator tidak dipidana hanya karena kegagalan bayar oleh mitra.
“Jangan sampai ini dipidana, karena ini perdata ada jaminannya. Nah kita sedang bangun proses ini antara penegak hukum dengan kami sebagai operator,” ujarnya.
“Mudah-mudahan ‘PR’ ini dapat diteruskan oleh penerus saya sehingga tidak menimbulkan rasa takut bagi pejabat yang ada di LPDB,” lanjut Kemas.
Kedua, LPDB perlu membentuk satu badan di bawah langsung Presiden. Badan ini diperlukan supaya fungsi kontrol terhadap penyaluran dana bergulir yang notabene berasal dari APBN ini bisa efektif sehingga diharapkan tidak ada lagi duplikasi pemberian dana bergulir.
“Adanya status LPDB yang jelas, mestinya jangan di bawah menteri harus membentuk satu badan di bawah langsung Presiden,” terangnya.
Ketiga, perlunya dukungan cabang di daerah untuk memaksimalkan fungsi monitoring dan evaluasi penyaluran dana bergulir di daerah. Dengan hadirnya badan ini, maka cabang daerah secara otomatis akan dibentuk.
“Apapun namanya itu terganggung dari Pak Menkop untuk memperjuangkan kepada Presiden Jokowi,” tambah Kemas.
Terakhir, perlunya pemisahan antara pembiayaan atau pinjaman konvensional dengan syariah. Walaupun telah dibentuk Direktorat Syariah, untuk sementara kedua seqmen pembiayaan itu masih disatukan karena masih menunggu kesiapan teknis.
“Sekarang embrionya sudah lahir nanti dilihat seberapa jauh kualitas dari direksi yang baru menjalankan Direktorat Syariah ini, kalau berkembang harus dipisahkan sehingga antara konvensional dan syariah,” tutur dia.?
Sementara kepada wartawan, Dirut LPDB yang baru, Braman Setyo, akan menggagas suatu inovasi di bidang jasa finansial (fintech). Dengan konsep fintech ini mitra koperasi dan UKM bisa mengajukan pinjaman secara online.
“Ini gagasan saya, yang pertama kali saya lakukan sehingga para mitra kita KUMKM yang akan mendapatkan pinjaman LPDB bisa online sehingga mengurangi kita tatap muka. Cukup melalui teknologi informasi yang tentu akan masuk kepada kami, baru evaluasi, baru kita turun ke lapangan,” katanya. (Adv/1)

No Response

Leave a reply "Kemas Danial Pilih Fokus Pilkada Bangka 2018"