Keluhkan Harga Tiket Pesawat, Komisi III Pro Air Asia Terbangi Babel

  • Whatsapp

Sesalkan Maskapai “Bermain” di Tarif
Wacanakan Kapal Cepat Jakarta-Bangka

PANGKALPINANG – Rencana Pemerintah Kabupaten Belitung menghadirkan pesawat Air Asia untuk menerbangi rute Tanjungpandan-Jakarta yang seyogyanya dimulai Juni ini, disambut positif oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Deddy Wijaya.

Ia mengeluhkan harga tiket pesawat yang hingga saat ini masih tinggi. Tidak hanya itu, persoalan keterbatasan jadwal penerbangan dari dan ke Bangka Belitung sebagai trik maskapai memangkas jumlah penerbangan, juga turut dikeluhkan.

“Karena soal tiket penerbangan sekarang kan memang jadi perhatian serius se-Indonesia, karena harganya luar biasa meskipun tidak naik, tapi mereka (maskapai-red) bermain diantara (tarif) batas bawah dan batas atas. Selain itu ada jadwal penerbangan menjadi terbatas,” kata Deddy ketika dikonfirmasi, Selasa (25/6/2019).

Ia mengungkapkan, DPRD Babel telah mengusulkan beberapa alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut kepada pemerintah pusat. Diantaranya mendukung rencana maskapai Air Asia masuk ke rute penerbangan Jakarta-Tanjungpandan dan Jakarta-Pangkalpinang PP. Serta mewacanakan kapal cepat sebagai alternative moda transportasi berbiaya murah.

“Air Asia bisa terbang dari Bangka-Belitung ke Jakarta atau ada alternatif lain. Kita juga bisa ke ASDP dan mengupayakan kapal cepat antara Bangka-Jakarta dengan biaya yang tentunya lebih murah dibandingkan dengan tiket penerbangan,” terangnya.

Deddy berharap, dalam waktu dekat pemerintah bersama pihak legislatif dapat memberikan solusi yang terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Mudah-mudahanlah dalam waktu dekat ini ada solusi dari pemerintah atas dorongan kawan-kawan DPRD maupun anggota DPRD lainnya, bisa membuat harga tiket pesawat ini lebih terjangkau untuk masyarakat,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, harga tiket pesawat yang mahal dari dan ke Pulau Belitong telah membuat sepinya penumpang hingga lesunya pariwisata daerah itu. Melihat ini, maskapai Manajemen Air Asia menyatakan siap melakukan penerbangan Jakarta-Tanjungpandan dan sebaliknya untuk menekan harga tiket pesawat ke destinasi wisata, Belitung.

Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie saat berfoto selfi dengan Direktur Niaga Air Asia, Rifai Taberi (tengah) usai audiensi di ruang rapat Bupati Belitung, medio Februari silam. Air Asia menyatakan siap terbang ke Belitung dan Komisi III DPRD Babel mendukung. (Foto: Dok/Bastiar Riyanto)

Hal ini terungkap saat Direktur Niaga PT Air Asia Indonesia Tbk, Rifai Taberi melakukan audiensi dengan Bupati Belitung Sahani Saleh di ruang rapat bupati, Selasa, (19/02/2019). Turut hadir Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobi, jajaran Forkopimda, Kepala Bandara HAS Hananjoedin Ben Adi Surya, Kepala Bea Cukai Tanjungpandan Duki Rusnadi, dan perwakilan pelaku pariwisata, Ayi Gardiansyah.

“Kesiapan Air Asia untuk terbang ke Belitung sudah 95 persen,” kata Rifai.

Rencana penerbangan Air Asia ini pun disambut baik para pelaku pariwisata. Terlebih pihak maskapai mengaku siap untuk mendaratkan pesawatnya di Belitung dalam waktu segera.

Namun Rivani menegaskan, perlunya komitmen dari pemerintah daerah, pelaku industri, pelaku wisata, karena pariwista bukan cuma conectifity semata.

“Bukan cuma destinasi, tapi komitmen. Jadi komitmen itu termasuk semuanya mulai dari pemerintah daerah, pengusaha hotel, pengusaha rental mobil, semuanya harus punya komitmen,” pinta Rifai.

Menanggapi itu, perwakilan pelaku pariwisata Belitung Ayi Gardiansyah menegaskan pihaknya sangat menyambut baik Air Asia untuk terbang di langit Belitung. Pengusaha yang memiliki Lotus Travel ini juga menyatakan kesiapannya menyambut kedatangan maskapai milik Malaysia itu di Belitung. Termasuk jika Air Asia melakukan penerbangan di malam hari.

“Kami siap, bahkan kami senang jika ada wisata 24 jam,” kata Ayi.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan ada permintaan dari wisatawan yang ingin terbang di malam hari dan pelaku pariwisata pasti siap karena segmen pasar akan tercipta.

“Ini angin segar bagi pelaku pariwisata dan tidak boleh mundur karena Belitung tak ada pilihan, selain pariwisata,” tandas Ayi.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpandan, Duki Rusnadi pun mengatakan kesediaannya untuk membantu memajukan pariwisata Belitung.

“Kita masih menunggu tanggal mulai penerbangan, kita akan siapkan personilnya,” kata dia.

Hal senada disampaikan Kepala Bandara HAS Hanandjoeddin, Ben Adi Surya yang menegaskan kesiapan pihak bandara untuk malayani penerbangan siang maupun malam hari di Kabupaten Belitung.

Sementara itu Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobi menyebutkan kehadiran Air Asia kelak menjadi pemecah kebuntuan mahalnya tiket pesawat yang berimbas pada sepinya pariwisata Belitung. Air Asia pada Februari juga sudah mulai menerbangkan pesawatnya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Dengan adanya Air Asia menjadi harapan baru dan akan membuat kondisi pariwisata bangkit, pariwisata Belitung akan kembali timbuh. Apa yang kita alami sekarang stagnasi, grafiknya menurun,” pungkas Isyak sembari mengatakan MoU dengan Air Asia ditandatangani Rabu (20/02/2019). (ron/1)

Related posts