Kejati Tangkap Mantan Sekwan Belitung

  • Whatsapp
DPO Kasus Korupsi- Mantan Sekwan Belitung, Kristianto Didit Wibowo dikawal tim dari Kejaksaan sesaat tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Sabtu (12/10/2019). Kristianto yang terlibat kasus SPPD Fiktif ditangkap tim gabungan di daerah Muara Enim, Palembang, pada Jumat (11/10/2019). (foto: Bambang Irawan)

DPO Kasus Tipikor SPPD Fiktif

PANGKALPINANG – Berakhir sudah pelarian mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Belitung, Kristianto Didit Wibowo.

Pria berkaca mata yang terlibat perkara tipikor SPPD fiktif ini ditangkap oleh Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejati Sumatera Selatan, Intelijen Kejati Bangka Belitung dan Pidsus Kejari Belitung dikawasan Jalan Pipa Pertamina Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat (11/10/2019) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Kristianto diterbangkan dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang sekitar pukul 06.10 WIB, Sabtu (12/10/2019). Pantauan Rakyat Pos di Depati Amir Bangka, Kristianto baru turun dari lantai atas menuju ke ruang tunggu sekitar pukul 07.00 WIB dengan pengawalan ketat Asintel dan timgab.

Kristianto dengan mengenakan topi hitam, baju kemeja, celana jeans berwarna biru, dan muka yang ditutupi masker dan jaket hitam digiring oleh timgab langsung menuju ke mobil tahanan Pidsus Kejati Babel.

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Babel, Jonny William Pardede mengungkapkan, DPO dalam perkara dugaan tipikor SPPD Fiktif DPRD Kabupaten Belitung ini berhasil ditangkap setelah bersembunyi di Muara Enim, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“DPO ini ditangkap dalam perkara tipikor SPPD Fiktif. Dalam penangkapan ini gak ada perlawanan sama sekali dari DPO ini,” ungkap Asintel singkat ditemui Rakyat Pos, disela-sela menggiring tahanan ini di Bandara Depati Amir Bangka.

Sebelumnya, DPO dalam perkara dugaan tipikor penyelewengan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif DPRD Belitung Tahun Anggaran 2012 ini sempat tinggal di Jalan Basuki Rahmad Nomor 8B RT 039/RW 016 Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung.

Kristianto merupakan terpidana dalam dugaan kasus korupsi penyimpangan, SPPD Fiktif DPRD Belitung dengan kerugian negara senilai Rp 445.025.200,00. Terdakwa Kristianto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 2584 K/Pid.Sus/2015 tanggal 18 Juli 2016.

Kristianto dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun dan membayar uang pengganti sebesar Rp145.433.400,00 (seratus empat puluh lima juta empat ratus tiga puluh tiga ribu empat ratus rupiah) paling lama dalam waktu 1 bulan setelah perkaranya memperoleh kekuatan hukum tetap.

Apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti sebagaimana dimaksud, maka dipidana dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun penjara. Usai ditangkap, Kristianto digiring ke Kejati Babel guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (bis/10)

Related posts