Kejari Basel Kejar Predikat WBBM

  • Whatsapp

TOBOALI – Setelah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kemenpan RB tahun 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan (Basel) selain mempertahankan predikat tersebut dan juga kembali mengejar predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di tahun 2020 ini.

Baca Juga

Tak hanya menyediakan berbagai program palayanan terbaik kepada masyarakat, seluruh pegawai Kejari Basel juga telah menandatangani Fakta Integritas sebagai komitmen bersama dalam mempertahankan WBK dan mewujudkan WBBM. “Tadi pada kita sudah laksanakan apel pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan juga penyematan Pin WBK serta penandatanganan fakta integritas untuk mempertahankan WBK dan mewujudkan WBBM. jadi komitmennya harus kita mulai dari internal kita dulu,” kata Kajari Basel, Safrianto Zuriat Putra, SH, MH didampingi Kasi Intel, Dody Purba, kepada wartawan, Rabu (14/1/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, Kejari Basel sejak 2019 lalu sudah melaunching berbagai program untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya layanan Kejari Basel dalam genggaman yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat hingga Kepelosok desa melalui Ponsel android dengan membuka website www.kejari bangka selatan.go.id

“Layanan dalam genggaman tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat pada jam kerja yaitu Senin sampai Kamis jam 08.00 – 16.00 Wib dan Jumat jam 08.00 Wib – 16.30 Wib, petugas kami dalam satu menit akan segera memproses sesuai dengan layanan yang diminta masyarakat, kalau WBK kemarin pelayanan kita 5 menit, maka di target WBBM ini pelayanan kita cukup 1 menit, langsung respon ke masyarakat, BB dan Tilang kita antar langsung ke rumah dan itu tanpa biaya alias gratis” tuturnya.

Oleh karena itu, Ia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak agar komitmen Kejari Basel dalam mempertahankan Predikat WBK dan meraih predikat WBBM dapat terwujud. Sementara itu, Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Basel, Oslan Pardede, mengatakan, pada 2019 lalu pihaknya telah mengambalikan barang bukti inkrah kepada masyarakat hingga ke pelosok desa di Basel sebanyak 22 barang bukti melalui layanan serah terima barang bukti ditempat (LASEHATI).

“Tahun 2019 lalu, layanan LASEHATI Kejari Basel sudah kita mulai dan sudah menjangkau hingga pelosok desa. ini merupakan salah satu komitmen bersama Kejari Basel untuk mewujudkan WBBM),” pungkasnya. (raw/6)

Related posts