Kejari Basel Berpeluang Raih Penghargaan Zona Integritas WBK & WBBM

  • Whatsapp
Tim dari Kemenpan RB bersama Asisten Pembinaan Kejati Babel Kejari Basel dan jajaran, Kamis (21/11/2019).(foto: Dedy Irawan)

TOBOALI – Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyebutkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan (Basel) berpeluang untuk meraih penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Hal itu dikatakan Ketua Tim Penilai, Arif Tri Haryanto usai setelah melakukan penilaian langsung di Kejari Basel, Kamis (21/11/2019).  Dia mengatakan, kunjungan mereka adalah untuk melakukan verifikasi lapangan atas pembangunan zona integritas yang dilakukan oleh Kejari Basel.

“Zona integritas tersebut merupakan program nasional dari Kemenpan RB dan dilaksanakan oleh Kejagung RI. Dari hasil pemantauan kami, ada beberapa program yang menjadi nilai plus di Kejari Bangka Selatan,” jelas Arif.

Nilai plus tersebut kata dia, seperti adanya layanan pengambilan tilang jemput bola secara gratis, tata kelola internal yang sudah menggunakan e-Government dan layanan pelaporan berbasis online dan bisa diakses melalui aplikasi WhatsApp.

“Tim Kemenpan RB melakukan penilaian ke bagian PTSP serta seksi-seksi di Kejari Basel termasuk TP4D. Poin penilaian adalah bagaimana meningkatkan layanan dan menekan korupsi dan Kejari Basel sudah mengarah ke sana,” ujarnya.

Arif mengatakan Kejari Basel sudah memiliki pondasi yang bagus dengan meraih penghargaan nasional Sidakarya pada tahun 2018 atas kinerja Kejari Basel.

“Jika kita melihat faktanya, Kejari Basel sangat berpeluang untuk meraih predikat zona integritas WBK dan WBBM terbaik. Terobosan layanan mereka yang menyentuh langsung masyarakat, pondasi Kejari Basel sudah bagus dengan penghargaan nasional Sidakarya tahun 2018 lalu,” katanya.

Selain itu, tambah dia, komitmen dari Kajari Basel yang kuat dalam membangun zona integritas ini menjadi salah satu alasan peluang mereka meraih predikat Zona integritas terbaik. Hasil penilaian ini nantinya akan disampaikan ke KPK RI dan setelah itu hasilnya akan diumumkan pada 9 Desember 2019.

“Untuk peluang mereka (Kejari Basel-red) cukup terbuka untuk meraih zona integritas terbaik,” pungkas Arif didampingi langsung Asisten Pembinaan Kejati Babel, Kajari Basel Safrianto Zuriat Putra dan para pejabat di Kejari Basel. (raw)

Related posts