by

Kejari Babar Berikan “Wawasan Adhyaksa” kepada Siswa SMP

Kejaksaan Negeri Bangka Barat ketika memberikan “Wawasan Adhyaksa, Aunting Class” kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama/Sederajat se-kabupaten Bangka Barat, Kamis (1/11/2018).(foto: hendra).

 

Muntok – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat (Babar) memberikan “Wawasan Adhyaksa, Aunting Class” kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama/Sederajat se-kabupaten Bangka Barat.

Kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan kejaksaaan negeri Bangka Barat, langsung dipimpin oleh Kepala Kejari Bangka Barat Neva Sari, didampinggi Kasie Intel Mario Nicholas SH, staff kejaksaan serta Dinas Dikpora dan guru pedamping, Kamis (1/11/2018).

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat Neva Sari mengatakan, kegiatan “Wawasan Adhyaksa” Aunting Class merupakan salah satu program kelanjutan dari “Jaksa Masuk Sekolah”, dimana menurutnya, saat ini “Sekolah datang ke Kejaksaaan”. “Program ini bekerjasama dengan Dinas pendidikan, kepemudaan dan olahraga kabupaten Bangka Barat,” katanya.

Neva berharap, kegiatan ini, selain memberikan wawasan tentang kejaksaan kepada siswa, juga menanamkan budi pekerti yang baik, agar siswa dapat berpikir sebelum bertindak dalam pergaulan sehari-hari. Tujuan akhir menekan angka kejahatan di kalangan siswa.

“Melalui kegiatan ini, siswa selain memberikan wawasan tentang kejaksaan, juga menanamkan kepada siswa agar dapat berbudi pekerti yang baik, dengan tujuan akhir menekan angka kejahatan siswa,” jelas Neva.

Sementara itu, Kasie intel Kejari Bangka Barat Mario Nicholas menyampaikan kepada siswa, dalam pembelajarannya, agar siswa dapat memahami tentang hukum. dapat menggunakan akal dan pikirannya dalam bertindak.

“Dalam pergaulan sehari – hari, semua ada aturan, untuk itu kita harus mematuhi aturan tersebut. Kita ingin siswa menggunakan akal dan pikiran dalam pergaulan, jangan sampai terjerat dengan masalah hukum,” harapnya.

Senada dengan Kajari Bangka Barat Drs Ismantho menyebut program “Wawasan Adhyaksa”merupakan program kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Bangka Barat dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan Bangka Barat.

“Program ini merupakan Program kerjasama Dinas Pendidikan dengan Kejaksaan Negeri Bangka Barat. Untuk kesadaran hukum.kepada siswa, agar terhindar dari disintegrasi moral, kenakalan dan kejahatan,” ungkapnya.(wan/3).

Comment

BERITA TERBARU