Kawal Pembagian Bibit Lada ! Dewan Ingin Stop Proyek Ini

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan akan mengawal dan mengevaluasi program penyediaan bibit lada yang dibagikan kepada masyarakat atau kelompok tani menggunakan anggaran dari pemerintah pusat.
“Sebetulnya kita ingin stop pengadaan bibit lada ini. Karena anggarannya itu anggaran dari pusat, bukan APBD provinsi, maka dari itu kita akan kawal dan evaluasi,” kata Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur, belum lama ini.
Keinginan dihentikannya pengadaan bibit lada untuk petani di Babel ini, disampaikan Adet lantaran pada saat pihaknya melakukan kroscek di lapangan beberapa waktu lalu, banyak ditemukan kejanggalan. Diantaranya banyak bibit lada yang mati dan pembagiannya tidak tepat sasaran.
“Berdasarkan pantauan kami ke lapangan, waktu LKPJ kemarin banyak temuan-temuan yang janggal, untuk yang tahun ini kita juga ingin lihat,” ujarnya.
Adet menyebutkan, salah satu contoh yang menjadi temuan pembagian bibit lada yang tidak tepat sasaran yakni, di daerah Simpang Perlang, Kabupaten Bangka Tengah.
“Contohnya, Simpang Perlang itu tidak ada lokasi untuk berkebun, tapi di Simpang Perlang itu ada kelompok yang mendapatkan (bibit lada-red) itu. Jadi pas kita kroscek, nggak ada (lokasi kebun), nah ini kita takutkan menimbulkan fiktif nantinya,” ungkap dia.
“Maka dari itu kedepan kita ingin by name by address, mana kelompok-kelompok yang menerima, kita akan kroscek ke lapangan, apakah mereka itu betul-betul berhak menerima ataupun tidak,” timpalnya.
Oleh karena itu, Adet berharap, pembagian bibit lada ini betul-betul mendapatkan hasil yang memuaskan dan bermanfaat bagi masyarakat petani.
“Tetapi kalau misalnya hanya ada pengadaan, hanya ada kegiatan, kalau mutunya nggak bagus, kita berharap pihak-pihak yang terkait untuk memproses,” pungkasnya. (ron/1)

Related posts