Kasus Tipikor Belitung Tunggu Audit BPKP

  • Whatsapp

Dugaan Penipuan Oknum DPRD Masih Proses

TANJUNGPANDAN – Polres Belitung hingga kini masih mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Pemerintah Desa Juru Seberang dan kasus penipuan atau penggelapan dilakukan oleh oknum DPRD Kabupaten Belitung. Dua kasus ini masih belum jelas proses hukumnya dari 135 tindak pidana yang telah ditangani Polres Belitung sepanjang tahun 2019.
Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono menjelaskan, dua perkara besar tersebut masih dalam tahap proses hukum penyidik. Mengenai adanya upaya pencabutan oleh pelapor mengenai kasus yang melibatkan oknum anggota DPRD Belitung, ia membantahnya.
“Belum ada pencabutan masih berjalan. Masih proses,” ujarnya kepada Rakyat Pos, Senin (30/12/2019).
Untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi yang masih didalami oleh Polres Belitung yakni kasus dugaan penyalahgunaan keuangan Negara oleh Pemerintah Desa Juru Seberang, saat ini menurut kapolres tengah berjalan.
“Untuk tindak pidana korupsi (tipikor) sendiri kita ada yang sudah berjalan, dan kasus itu masih proses. Karena kasus tindak pidana korupsi itu cukup menyita waktu juga,” tukasnya.
Saat ini, diakui kapolres tim penyidik Tipikor Polres Belitung masih menunggu hasil audit kerugian negara dari BPKP Provinsi Bangka Belitung.
“Kemaren kita masih mendalami tentang tindak pidana korupsi di Juru Seberang, seperti itu dan masih diaudit,” ujarnya.
Alasannya, penyidik dalam hal ini terkendala audit kerugian negara harus mengantri di BPKP.
“Karena audit kita ini hanya satu di BPKP. Jadi Kejaksaan menangani kita menangani. Jadi bergantian karena terbatas,” ungkapnya. (dod/1)

Related posts