Kasus Samsul Bahri Masih di PT Babel, JPU Layangkan Kontra Memori Banding

  • Whatsapp

TOBOALI – Kasus pidana pelanggaraan kampanye atas terdakwa Samsul Bahri, calon anggota DPRD Bangka Selatan dari Partai Gerindra saat ini masih dalam proses di Pengadilan Tinggi Bangka Belitung. Kajari Bangka Selatan Safrianto Zuriat Putra melalui Kasi Pidum Deny mengungkapkan pihaknya Senin lalu telah melayangkan Kontra Memori Banding bersamaan dengan Memori Banding yang diajukan terdakwa melalui kuasa hukumnya.
“Senin kemarin JPU sudah melayangkan Kontra Memori Banding ke PT Babel, prosesnya 7 hari di PT Babel, perkiraan hari Jumat sudah putusan” kata Deny, Rabu (22/5/2019). Sebelumnya, Samsul Bahri divonis 6 bulan penjara Jumat (10/5/2019). Samsul yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Basel ini juga didenda Rp 1 juta atau subside 1 bulan kurungan penjara. Majelis hakim PN Sungailiat yang diketuai Benny menyatakan perbuatan terdakwa yang membawa mobil dinas pimpinan DPRD Basel saat kampanye caleg DPR RI Kobalen terbukti melanggar pidana pasal asal 521 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 17 tahun 2017 tentang Pemilu.
Sebelumnya, JPU Kejaksaan Negeri Basel menuntut terdakwa dua bulan penjara dan denda Rp 1 juta subsider satu bulan kurungan. Terungkap di persidangan keterangan saksi-saksi termasuk keterangan ahli serta bukti surat DPC Partai Gerindra tentang surat pemberitahuan kampanye ke Polres Bangka Selatan. Selain itu juga terdapat barang bukti berupa foto mobil dinas yang membawa terdakwa Samsul Bahri ke lokasi kampanye di Desa Serdang, Kecamatan Toboali.
Samsul Bahri melanggar pelaksanaan kampanye dengan ditemukannya kendaraan plat merah BN 8 E yang membawanya ke lokasi kampanye dan terdakwa membuka kampanye Caleg DPR RI, Kobalen. Selain itu terdapat pula surat pemberitahuan kampanye DPC Gerindra ke Satintelkam Polres Bangka Selatan dan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kampanye yang dikeluarkan Polres Bangka Selatan dengan keterangan pada STTP untuk posisi terdakwa sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Bangka Selatan dan juru kampanye serta caleg.
Kuasa Hukum terdakwa Samsul Bahri, Jhohan Adhi Ferdian dari Jhohan & Suwanto Law Firm akan mengajukan banding atas putusan tersebut. (raw/6)

Related posts