Kasus Pencurian di DPRD Jadi Prioritas Kapolda

  • Whatsapp

Pekan Depan Gelar Perkara
Fraksi Demokrat Apresiasi Kinerja Polisi

PANGKALPINANG – Kasus pencurian di DPRD Kota Pangkalpinang beberapa waktu lalu rupanya mendapat perhatian dari Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigadir Jenderal Anton Wahono. Dia menegaskan kasus tersebut menjadi salah satu prioritas untuk segera diungkap.

” Ya, kasus ini (Pencurian di DPRD Kota Pangkalpinang-red) saya target untuk dapat cepat terungkapkan,” tegas Anton Wahono kepada wartawan, melalui pesan singkat WhatsApp akhir pekan lalu.

Mantan Karo Paminal Mabes Polri ini menjelaskan, saat ini untuk perkembangan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi dan juga menunggu hasil dari saksi ahli.
“Kita berupa semaksimal mungkin. Pekan depan, lanjutnya kasus ini akan digelar perkara. Jumlah saksi yang diperiksa secara pasti belum tahu berapa. Selasa nanti baru digelar kembali. Intinya ini prioritas kita,” kata orang nomor satu di jajaran Polda Babel ini.

Sementara itu, dari Fraksi Demokrat DPRD Kota Pangkalpinang, masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian terkait kasus pencurian tersebut. Sekretaris Fraksi, Rano mengatakan pihak mengalami kerugian atas hilangnya komputer dan laptop saat pencurian yang terjadi Ruang Fraksi Demokrat dan Ruang Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan (PEP) Sekretariat DPRD tersebut.

“Kami sampai saat ini masih menunggu polisi mengungkap kasus ini. Soal kinerja aparat kepolisian kita anggap luar biasa, cepat tanggap, setelah dilaporkan mereka langsung ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan,”ujar Rano, kepada wartawan, di Gedung Fraksi DPRD Kota Pangkalpinang, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, banyak pihak mengharapkan agar kasus pembobolan ini agar segera terungkap dan tertangkap pelaku pencurian tersebut. Pihaknya tidak mau seluruh data yang tersimpan dalam komputer yang dicuri dimanfaatkan dan disalahgunaan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kami (Demokrat-red) sudah ditanyakan oleh rekan rekan yang ada di partai maupun rekan- rekan antar fraksi terkait kasus ini, jadi saya berharap kasus ini cepat terungkap dan pelakunya ditangkap, karena arsip arsip penting milik kami ada di komputer yang dicuri pelaku. Kami yakin polisi dapat bergerak cepat untuk menuntaskannya,” tegasnya.

Seperti dilansir, kejadian pencurian di DPRD Pangkalpinang terjadi Minggu (26/3/2017). Pelaku berhasil membobol ruangan Fraksi Demokrat dan Ruang Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan (PEP).
Dari kedua ruangan tersebut, pelaku menggasak 2 unit laptop, 2 komputer dan 1 unit TV LED. Selain file di laptop dan komputer, sejumlah berkas ikut hilang dan merupakan dokumen penting Fraksi Demokrat.
Lucunya, pelaku sempat makan kue dan minum di dalam ruangan Fraksi Demokrat tersebut dan tidak mengambil barang lainnya seperti printer di lokasi kejadian. (bum/10)

Related posts