Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Erzaldi Keluarkan Kebijakan Tegas

  • Whatsapp
Gubernur Babel Erzaldi Rosman.(foto: bid.ikp).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Angka kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kian melonjak dan mengkhawatirkan. Bahkan dalam sehari kemarin (Jumat, 25/12/2020) ada dua warga yang meninggal karena Covid-19.

Penyebab utama melonjaknya angka penyebaran virus ini disinyalir karena kedisiplinan terhadap protokol kesehatan melemah. Hal itu membuat Gubernur Babel, Erzaldi Rosman memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan tegas dalam menyelamatkan daerahnya.

Read More

“Hari ini, Jumat (25/12/2020) dua orang meninggal dunia, dan jumlah kasus positif bertambah 79 kasus. Ini angka yang tidak bisa dianggap main-main. Saya memutuskan untuk membuat langkah serius dan terukur,” ungkapnya setelah melihat data lonjakan tajam di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang.

Langkah terukur dan tegas ini, akan menggandeng TNI-Polri, Polisi Pamong Praja, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Babel untuk menggelar razia masker secara massif dan bertindak tegas kepada pemilik usaha yang membandel.

Selain itu, Gubernur Erzaldi meminta seluruh kepala daerah di Babel kembali fokus terhadap penanganan Covid-19.

“Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran Polda Babel untuk melakukan razia masker. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Kita harus kembali melakukan pengetatan agar jumlah kasus ini tidak semakin liar. Peningkatan jumlah kasus melonjak tajam utamanya di Pangkalpinang dan Bangka,” ujarnya.

Selain itu, secara tegas Gubernur Erzaldi meminta kepada pengelola kafe, tempat hiburan, restoran, hotel, dan tempat keramaian lainnya lebih bertanggung jawab dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan yang sudah pernah disepakati sebelumnya.

Jika saat razia ditemukan satu saja pengunjung yang tidak mengenakan masker, maka sanksi tegas akan segera diterima pengelola, bahkan jika perlu tempat tersebut akan ditutup.

“Regulasinya sudah diketok. Jadi, pengelola bertanggung jawab penuh terhadap protokol kesehatan pengunjungnya. Ada satu saja pengunjung yang tidak mengenakan masker, maka kafe akan kita tutup untuk waktu lima hari. Jika terjadi pelanggaran kedua, akan kita tutup selama satu bulan,” tegasnya.

Kebijakan tegas ini, akan didukung penuh oleh Kepolisian Daerah Babel dan TNI berdasarkan hasil koordinasi di tingkat Forkompinda yang telah digelar. “Jika ada yang mau coba-coba (melanggar), silakan saja. Kami akan tindak tegas. Ini semua untuk melindungi Babel. Sanksi tegas akan kita terapkan mulai Sabtu besok (hari ini),” tegas Gubernur Erzaldi.

Related posts