Kasus Bayi Viral di Medsos, Awas!! Menelantarkan Anak Bisa Dipidana

  • Whatsapp
Sekretaris DP2KBP3A Kabupaten Bangka, Boy Yandra

SUNGAILIAT – Kasus bayi viral yang ditawarkan di sosial media untuk diadopsi dengan modus terkendala biaya persalinan menjadi sorotan pemerintah. Buah hati pertama Siti Hajar bersama suaminya ini menjadi viral pasca diunggah di Facebook oleh akun Muhammad Zaroni Saied.

Sekretaris DP2KBP3A Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan kasus yang terjadi seperti menawarkan anak diadopsi di medsos bisa dijerat pidana. Menurutnya, masalah ekonomi bukan menjadi penghalang orangtua melepas anaknya kepada orang lain begitu saja.

“Ada pidananya itu.Jadi gak main-main. Orangtua tidak boleh melepaskan anaknya begitu saja. Terlepas dia bukan warga Kabupaten Bangka, tidak ada alasan karena semuanya bisa diurus. Apalagi Jampersal itu berlaku nasional,” kata Boy kepada wartawan, Senin (24/6/2019).

Boy mengatakan mulai dari biaya persalinan pun dibantu pihak pemerintah untuk mendapatkan Jampersal. Setelah tiga hari maka akan dilanjutkan untuk mendaparkan BPJS yang ditanggung oleh pemerintah.

“Kalau pun dia warga pendatang. Kan bisa diurus melalui surat keterangan domisilinya. Jadi gak ada yang susah untuk masalah berkas,” jelasnya lagi.

Baca juga: Viral ! Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Bayi Ditawarkan untuk Diadopsi di Medsos

Setelah itu, lanjut dia, apabila orang tuanya terkendala masalah ekonomi maka Pemkab Bangka pun memiliki program keluarga pra sejahtera dan akan mendapat bantuan dari pemerintah.

“Apabila anak sudah masuk masa sekolah maka ada bantuan lagi agar anak digratiskan untuk masuk sekolah.

Gak ada ceritanya masalah ekonomi. Dari lahir hingga sekolah pun ada program dari pemerintah untuk keluarga pra sejahtera,”ujarnya.

Boy menambahkan, pihaknya saat ini sedang menelusuri masalah yang sebenarnya terjadi. Mulai dari domisili yang berpindah pindah  dan penyebab orangtua bayi yang ingin melepaskan anaknya.

“Kami masih menelusuri. Yang mosting sudah tau orangnya. Dan kita mau cek dulu. Apa masalah pasutri ini. Nanti hasilnya kita kabari,”ujar Boy.(2nd)

Related posts