KASAU Saksikan Latihan Tempur di AWR Buding

  • Whatsapp
Latihan operasi udara Jalak Sakti antar Satuan Koopsau I tahun 2019 di wilayah 1 Koopsau I dalam rangka peningkaan kemampuan tempur satuan di Areal Latihan Tempur, digelar di Buding, Kecamatan Kelapa Kampit Belitung Timur.(foto: istimewa).

Latihan Sempat Dihentikan Karena Hujan

BUDING – Latihan operasi udara Jalak Sakti antar satuan Koopsau I tahun 2019 di wilayah 1 Koopsau I dalam rangka peningkaan kemampuan tempur satuan di Areal Latihan Tempur, Buding, Kecamatan Kelapa Kampit Belitung Timur (Beltim), di hari kedua, Kamis (02/05/2019) terpaksa dihentikan.

Penghentian ini dikarenakan wilayah Latihan yang melibatkan 1.173 Personil TNI AU dari berbagai kesatuan Paskhas, Sniper, Pesawat tempur jenis hawk dan F16 dan Helikopter, pesawat angkut CN 295 dan berbagai aminisi diguyur hujan lebat.

Latihan Operasi disaksikan langsung oleh KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Panglima Komando operasi Angkatan Udara I, (Pangkoopsau 1) Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, Bupati Belitung Sahani Saleh, Wakil Bupati Belitung Timur Burhanuddin, Danrem, Kapolres, Forkopimda, OPD Pemkab Beltim.

Kepada Wartawan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna mengakatan, latihan jalak sakti ini adalah latihan antar satuan untuk melatih para personil dalam menggunakan alutsista dalam sebuah operasi.

“Latihan ini, untuk mengantisipasi ancaman yang ada, sehingga latihan disesuaikan dengan situasi ancaman,” kata Kasau Yuyu Sutisna.

Ia menambahkan, yang terpenting dari latihan ini, sebagai gambaran kekuatan AU yang bisa digerakkan demi mempertahankan kedaulatan NKRI.

Dari penggalan skenario latihan, masih banyak yang akan ditampilkan, diantaranya adalah pembebasan teror, penembakan dari helikopter, penembakan peluru kendali. “Senjata baru yang akan ditampilkan dalam.latihan ini adalah penghancuran roket dari helikopter yang baru kita miliki,” jelas Yuyu Sutisna, sembari menyebut pada Juli mendatang akan digelar latihan yang lebih besar dengan sandi Angkasa Yudha.

Sebelumnya, Rabu (01/02/2019) Pangkoopaau 1 Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo mengatakan, latihan Jalak Sakti 2019 dilaksanakan oleh Koopsau 1 adalah latihan antara satuan ditingkat komanda utama TNI AU yang dilaksanakan secara rutin.

“Tahun ini, kita memilih di AWR Buding, karena tempat ini cukup ideal untuk melaksanakan Operasi Udara dengan menggunakan amunisi tajam,” kata Fadjar Prasetyo.

Fadjar Praseyo menambahkan, Latihan ini untuk menguji kesiapsiagaan satuan-satuan dibawah komando koopsau 1. Satuan yang terlibat pengintaian, serangan udara oleh pesawat tempur, penerjunan pasukan, penerjunan bekal ulang dan penyelamatan sandra.

Tantangan kedepan, Koopsau 1 memiliki tanggung jawab di bagian barat Indonesia, dimana beberapa wilayah berbatasan langsung dengan negara lain. “Daerah ini yang harus kita awasi, kita jaga, demi kedaulatan negara dan bangsa,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan animo masyarakat untuk bergabung dengan TNI AU. “Terima kasih kepada Pemkab Belitung dan Belitung Timur,” pungkasnya. (yan/3).

Related posts