by

Karena Pemilu, Dana Infrastruktur Berkurang

-Bangka-71 views

Rp2,5 M untuk Pemeliharaan Jalan

Sungailiat- Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Kabupaten Bangka tahun 2018 ini akan melaksanakan pemeliharaan jalan berkala di empat link jalan yakni Jalan Menumbing, Jalan Bukit Semut, Jalan Gang Jati dan Jalan Ahmad Yani.

“Untuk pemeliharaan jalan anggarannya Rp2.556.000.000. Ada empat link jalan dalam kota. Kitakan dananya tidak ada, yang lain itu dana DAK (Dana Alokasi Khusus) dan dana Daba (dana bantuan) untuk jalan aspal. Khusus APBD itu hanya satu link,” jelas Kabid Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Bangka Panca Pujayadi Rabu di Kantor Dinas PUPRP Bangka, Rabu (10/10/2018).

Panca menjelaskan, khusus untuk Jalan Ahmad Yani dilebarkan dikanan dan kiri jalan, masing-masing selebar 75 cm, dengan total sebesar 1,5 meter. Proyek yang dikerjakan mulai tanggal 8 Mei tersebut harus selesai pada tanggal 3 November 2017.

Untuk empat pekerjaan pemeliharaan jalan berkala tersebut, menurutnya, sudah rampung kecuali untuk Jalan Ahmad Yani masih perbaikan saluran dan pengaspalan jalan. Dia memastikan jalan tersebut selesai tepat waktu. Sedangkan untuk pelebaran Jalan Ahmad Yani tersebut memang dilakukan penebangan pohon peneduh pada kiri dan kanan jalan.

“Untuk mengimbangi itu kami meminta agar pihak rekanan kontraktor bisa meletakkan pot-pot di atas saluran air yang ditanami bunga agar lebih indah. Saya minta bantuan dari dinas lingkungan hidup untuk bunganya,” kata Panca.

Sedangkan untuk pengaspalan jalan di Kabupaten Bangka menurutnya berasal dari dana DAK APBN pemerintah pusat sebanyak 7 paket dan Daba APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 11 paket.

11 paket pengaspalan jalan tersebut tersebar di Pugul, Dalil, Neknang, Kace, Belinyu, Riausilip, Kimak masing-masing satu kilometer, dengan anggaran masing-masing sebesar Rp 1 miliar.

Menurutnya untuk pemeliharaan jalan berkala ini pengaspalannya cukup banyak sedangkan untuk pemeliharaan jalan rutin hanya pengaspalan jalan yang rusak saja. Jika ada lubang langsung diaspal agar rusaknya tidak semakin parah.

Diakui Panca, memang dana untuk pembangunan dan perbaikan jalan agak berkurang apalagi menjelang pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres).

“Tahun ini kita agak kurang, tahun depan sudah kebayanglah dananya ada pilpres,” kata Panca.(snt/10)

Comment

BERITA TERBARU